Pemuda Berdampak Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Pandeglang

PANDEGLANG, TirtaNews – Pemuda Berdampak Seluruh Indonesia Wilayah Banten menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Kadupari, Desa Kaduela, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 5 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons terhadap krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat musim kemarau.
Distribusi air bersih dilakukan langsung kepada warga yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, mandi, dan sanitasi.
Founder Pemuda Berdampak Seluruh Indonesia, Bagas Yulianto, mengatakan akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama.
”Air adalah kebutuhan paling dasar bagi setiap manusia. Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, maka sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk hadir membantu. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari solusi,” kata Bagas dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, persoalan kekurangan air bersih akibat kemarau membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar penanganan krisis air dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Selain mendistribusikan bantuan, para relawan juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi selama musim kemarau. Kegiatan itu sekaligus menjadi upaya memperkuat hubungan antara organisasi kepemudaan dengan masyarakat.
Tokoh masyarakat Desa Kaduela mengapresiasi bantuan yang diberikan. Menurut mereka, pasokan air bersih sangat membantu warga yang mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air dalam beberapa pekan terakhir.
Pemuda Berdampak menyatakan aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk mendorong budaya kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Organisasi itu juga berkomitmen melanjutkan berbagai program pengabdian masyarakat di bidang sosial, pendidikan, lingkungan, ketahanan pangan, dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemuda Berdampak berharap semakin banyak pihak terlibat dalam upaya membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau sekaligus memperkuat semangat gotong royong di berbagai daerah. (Ries/Red)
