Syarikat Islam Banten Dorong Sinergi Ulama dan Ormas dalam Forum Keummatan

0
Syarikat Islam Banten Dorong Sinergi Ulama dan Ormas dalam Forum Keummatan
Views: 8

SERANG, TirtaNews — Syarikat Islam Provinsi Banten mendorong penguatan komunikasi antara ulama, organisasi kemasyarakatan Islam, masyarakat sipil, dan partai politik dalam membahas persoalan keummatan dan kebangsaan. Gagasan itu mengemuka dalam focus group discussion (FGD) Tokoh Keummatan Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama bersama Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Provinsi Banten.

Ketua Syarikat Islam Provinsi Banten, KH Hafidin, S.Ag., mengatakan organisasi yang dipimpinnya perlu mengambil peran aktif dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap persoalan umat dan kehidupan kebangsaan.

“Syarikat Islam Provinsi Banten proaktif terhadap partai yang fokus pada visi Islam Rahmatan lil ‘Alamin dan Indonesia Madani untuk Indonesia Emas 2045,” kata Hafidin.

Forum tersebut mempertemukan unsur partai politik, ulama, tokoh keummatan dan elemen masyarakat. Dialog diarahkan pada pembahasan persoalan umat serta kemungkinan membangun kerja sama untuk merumuskan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Banten.

Menurut Syarikat Islam Banten, persoalan keummatan tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan. Pendidikan, ekonomi umat, ketahanan keluarga, kepemudaan, kerukunan antarumat beragama, pemberdayaan masyarakat dan kualitas kepemimpinan merupakan bagian yang saling berkaitan.

Karena itu, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Ulama memiliki peran dalam memberikan panduan nilai dan moral, organisasi kemasyarakatan membangun kekuatan sosial, sedangkan institusi politik memiliki ruang untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kebijakan publik.

Kehadiran Syarikat Islam Banten dalam forum bersama PKS juga menunjukkan pentingnya ruang dialog antara organisasi masyarakat dan kekuatan politik. Perbedaan posisi organisasi maupun pilihan politik tidak harus menutup komunikasi mengenai kepentingan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan jangka panjang, gagasan Indonesia Emas 2045 membutuhkan penguatan kualitas manusia, pendidikan, kesehatan, ekonomi, keluarga serta ketahanan sosial. Karena itu, dialog antarelemen masyarakat menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan gagasan dan aspirasi.

Banten memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Islam, pendidikan pesantren, perdagangan dan gerakan kebangsaan. Kondisi tersebut membuat pembangunan daerah tidak semata-mata berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dengan kualitas sumber daya manusia serta ketahanan sosial masyarakat.

Bagi Syarikat Islam Banten, forum keummatan dapat menjadi ruang untuk mengidentifikasi persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus membangun komunikasi mengenai kemungkinan kontribusi bersama.

Tradisi dialog juga dinilai penting untuk menjaga hubungan konstruktif antara ulama, ormas Islam, masyarakat sipil dan institusi politik. Kepentingan masyarakat menjadi titik temu yang dapat dibicarakan tanpa harus menghilangkan perbedaan pandangan masing-masing pihak.

Syarikat Islam Banten menempatkan keterlibatan dalam forum semacam ini sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dan ikut membahas solusi atas persoalan keummatan.

Dengan demikian, dialog tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat diarahkan pada kerja nyata di bidang pendidikan, ekonomi umat, kepemudaan, keluarga, kerukunan dan pemberdayaan masyarakat. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *