Hampir Dua Dekade Rusak, Jalan Utama Desa Sekong Dikeluhkan Warga

PANDEGLANG, TirtaNews — Warga Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan kondisi jalan utama yang rusak parah selama hampir dua dekade. Jalan sepanjang sekitar tiga kilometer yang menghubungkan Kampung Kadu Bale hingga Kampung Cibuntu itu menjadi akses penting bagi kegiatan ekonomi dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kepala Desa Sekong Amirudin mengatakan kondisi jalan tersebut semakin menyulitkan warga, terutama saat musim hujan. Jalan yang berlubang berubah licin dan berlumpur sehingga membahayakan pengguna kendaraan.
“Padahal ini merupakan jalan utama warga untuk membawa hasil pertanian ke pasar, menjalankan aktivitas sehari-hari, hingga akses anak-anak menuju sekolah,” kata Amirudin di Kantor Desa Sekong, Selasa, 8 September 2026.
Menurut dia, kerusakan jalan telah berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Distribusi hasil panen menjadi lebih sulit dan membutuhkan biaya tambahan.
Seorang warga Desa Sekong, Rohman, 43 tahun, mengatakan kondisi jalan juga menyebabkan kendaraan warga lebih cepat mengalami kerusakan. Selain itu, risiko kecelakaan meningkat, terutama ketika jalan tertutup lumpur setelah hujan.
“Warga kesulitan membawa hasil panen ke pengepul. Kendaraan juga cepat rusak. Anak-anak sekolah sering terlambat, bahkan ada warga yang terjatuh dari motor karena jalan licin,” ujar Rohman.
Amirudin mengatakan pemerintah desa telah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan tersebut melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang, baik di tingkat kecamatan maupun Kabupaten Pandeglang.
Menurut dia, usulan perbaikan jalan telah disampaikan sejak 2016. Namun hingga kini, pembangunan jalan yang diharapkan warga belum terealisasi.
“Pengajuan sudah kami lakukan sejak tahun 2016, tetapi sampai hari ini belum ada realisasi. Kami berharap tahun ini perbaikan jalan dapat diakomodasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,” kata Amirudin.
Pemerintah Desa Sekong berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya Bupati Pandeglang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dapat meninjau langsung kondisi jalan tersebut.
Warga berharap pemerintah segera memberikan kepastian pembangunan infrastruktur yang permanen. Mereka menilai keberadaan jalan yang layak menjadi kebutuhan mendesak untuk memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat di Desa Sekong. (Ries/Red)
