Delegasi Hunan University Pelajari Pengembangan Desa di Sindangheula

0
Delegasi Hunan University Pelajari Pengembangan Desa di Sindangheula
Views: 6

SERANG, TirtaNews — Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, menerima kunjungan delegasi School of Journalism and Communication, Hunan University, China, dalam program Belt and Road Expedition – Nusantara Connections Summer Practicum, Sabtu, 22 Agustus 2026.

‎Rombongan yang terdiri atas dosen dan mahasiswa itu tiba di Kantor Desa Sindangheula sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka disambut Kepala Desa Sindangheula Suheli bersama jajaran pemerintah desa serta Ketua BPD Sindangheula Amin Rohani dan anggota BPD.

‎Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pertukaran pengalaman mengenai pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan kehidupan pedesaan di Indonesia. Selain Sindangheula, delegasi Hunan University dijadwalkan mengunjungi Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas.

‎Kedua desa dipilih karena kepala desanya pernah terlibat dalam program seminar dan kunjungan studi ke China bagi kepala desa Indonesia.

‎Setelah berdiskusi di kantor desa, delegasi melihat langsung aktivitas ekonomi masyarakat, salah satunya pembuatan sapu lidi. Mereka mengamati proses produksi sekaligus menggali informasi mengenai keterampilan dan potensi ekonomi lokal.

‎Rombongan kemudian mengunjungi program ketahanan pangan desa berupa budidaya ikan lele. Perjalanan dilanjutkan ke Bendungan Sindangheula untuk melihat kondisi lingkungan serta infrastruktur yang menjadi salah satu bagian penting dari wilayah tersebut.

‎Kepala Desa Sindangheula Suheli mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat desa untuk memperkenalkan potensi lokal kepada kalangan akademisi dan mahasiswa internasional.

‎“Kami sangat menyambut baik kunjungan dari Hunan University. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan Desa Sindangheula, mulai dari kehidupan masyarakat, potensi ekonomi seperti pembuatan sapu lidi, hingga Bendungan Sindangheula,” kata Suheli.

‎Menurut dia, pertemuan tersebut juga membuka ruang pertukaran pengalaman mengenai pembangunan dan pengembangan desa.

‎Suheli berharap hubungan yang terbangun melalui kunjungan tersebut dapat berlanjut dalam bentuk komunikasi dan kerja sama pada masa mendatang.

‎“Kami berharap kunjungan ini memberikan pengalaman yang baik bagi rombongan Hunan University dan juga memberikan manfaat bagi Desa Sindangheula,” ujarnya.

‎Dalam kunjungan lapangan itu, delegasi menggali pengalaman mengenai pembangunan masyarakat pedesaan di Indonesia. Mereka juga mempelajari pengalaman kepala desa Indonesia dalam program pengembangan desa dan pertukaran pengetahuan dengan China.

‎Bagi Desa Sindangheula, kunjungan tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan inovasi, potensi ekonomi, serta pengalaman pembangunan desa kepada komunitas akademik internasional.

‎Program Belt and Road Expedition – Nusantara Connections diharapkan memperluas pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan China, terutama dalam bidang pembangunan pedesaan, pemberdayaan masyarakat, komunikasi, ekonomi lokal, dan inovasi desa.

‎Kunjungan tersebut sekaligus menempatkan Desa Sindangheula sebagai salah satu ruang belajar bagi mahasiswa dan akademisi asing untuk melihat secara langsung dinamika pembangunan masyarakat pedesaan di Kabupaten Serang. (Sarman/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *