BKN Kawal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat Berbasis Merit

0
BKN Kawal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat Berbasis Merit
Views: 13

KENDARI, TirtaNews – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan menegaskan keberhasilan Program Sekolah Rakyat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang direkrut sejak awal. Karena itu, BKN memastikan proses seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Sekolah Rakyat dilakukan secara profesional dan berbasis sistem merit.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Zudan saat meninjau pelaksanaan seleksi kompetensi calon PPPK Sekolah Rakyat di Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 30 Juli 2026.

‎Menurut Zudan, Sekolah Rakyat membutuhkan guru, kepala sekolah, wali asuh, dan tenaga nonkependidikan yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan mengelola pendidikan secara profesional. Kualitas lulusan, kata dia, akan sangat ditentukan oleh kualitas para pengelola yang direkrut.

‎”BKN terus mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden melalui penyelenggaraan seleksi yang profesional dan berbasis merit,” ujarnya.

‎Ia mengatakan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan objektivitas. Melalui sistem Computer Assisted Test (CAT), peserta dinilai berdasarkan kemampuan sehingga hasil seleksi mencerminkan kompetensi yang dimiliki masing-masing kandidat.

‎Zudan juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengandalkan kemampuan sendiri selama mengikuti seleksi. Ia menilai kemampuan bekerja secara cepat, tepat, dan akurat menjadi modal penting bagi tenaga pendidik maupun tenaga pendukung dalam menjalankan tugas di Sekolah Rakyat.

‎Selain itu, ia menegaskan bahwa seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama. Karena itu, peserta diminta tidak mengandalkan cara-cara di luar mekanisme resmi yang telah ditetapkan.

‎Seleksi kompetensi calon PPPK Sekolah Rakyat telah berlangsung sejak 17 Juli 2026 di 42 titik lokasi di seluruh Indonesia. Sebanyak 118.432 peserta yang lolos tahap administrasi mengikuti seleksi berbasis CAT untuk memperebutkan posisi sebagai tenaga pendidik dan tenaga pendukung pada Program Sekolah Rakyat.

‎BKN menyatakan akan terus mengawal proses rekrutmen tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat sumber daya manusia nasional. (Husni/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *