Wisata Anyer-Carita Tetap Ramai, Pemprov Banten Perkuat Mitigasi Anak Krakatau

0
Wisata Anyer-Carita Tetap Ramai, Pemprov Banten Perkuat Mitigasi Anak Krakatau
Views: 14

SERANG, TirtaNews – Pemerintah Provinsi Banten memastikan aktivitas wisata di kawasan Pantai Anyer dan Carita tetap berjalan normal meski Gunung Anak Krakatau (GAK) berstatus Level III atau Siaga. Di saat yang sama, pemerintah memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengacu pada informasi resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Lutfi Mujahidin mengatakan langkah mitigasi telah dilakukan sejak awal tahun dan diperkuat setelah status Gunung Anak Krakatau dinaikkan menjadi Level III.

‎”Mitigasi sudah kita lakukan sejak awal tahun, bahkan kita perkuat pasca status Level III Gunung Anak Krakatau,” kata Lutfi, Kamis, 9 Juli 2026.

‎Menurut Lutfi, pemerintah tidak hanya memantau aktivitas vulkanik, tetapi juga mengantisipasi kemungkinan dampaknya, terutama potensi tsunami. Keputusan evakuasi, kata dia, akan didasarkan pada hasil analisis dan informasi resmi apabila terdapat indikasi ancaman tsunami.

‎BPBD juga memperkuat koordinasi dengan PVMBG, BMKG, TNI, Polri, pemerintah kabupaten dan kota, serta memberikan pelatihan kepada Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat apabila diperlukan.

‎Pengamat Gunung Api PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Anggi Nuryo Saputro, menegaskan rekomendasi bagi masyarakat dan wisatawan belum berubah. Seluruh aktivitas masih dilarang dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

‎Menurut Anggi, kondisi morfologi Gunung Anak Krakatau saat ini berbeda dengan menjelang tsunami Selat Sunda pada 2018. Berdasarkan hasil pengamatan terbaru, tinggi gunung kini sekitar 158 meter di atas permukaan laut, jauh lebih rendah dibandingkan sekitar 337 meter sebelum longsoran yang memicu tsunami pada 2018.

‎”Kondisinya berbeda dengan tahun 2018. Meski demikian, masyarakat tetap harus mematuhi rekomendasi PVMBG,” ujarnya.

‎Di tengah peningkatan status aktivitas gunung, kawasan wisata Anyer dan Carita tetap dipadati pengunjung. Sejumlah wisatawan mengaku tetap berlibur karena memperoleh informasi bahwa destinasi wisata masih dinyatakan aman dan aktivitas masyarakat berlangsung normal.

‎Pelaku usaha pariwisata juga mengaku belum merasakan dampak terhadap jumlah kunjungan. Maria Ulfah, petugas penjualan tiket dan penyewaan saung di Pantai Bandulu, mengatakan kunjungan wisatawan pada akhir pekan masih tinggi, didominasi rombongan bus dan kendaraan pribadi.

‎Menurut dia, peningkatan status Gunung Anak Krakatau hingga kini belum memengaruhi aktivitas wisata maupun tingkat okupansi fasilitas di kawasan pantai.

‎Pemerintah Provinsi Banten mengimbau masyarakat dan wisatawan tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan BMKG, serta tidak melakukan aktivitas dalam radius yang telah ditetapkan di sekitar kawah Gunung Anak Krakatau. (Aep/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *