Wagub Dimyati Ajak Organisasi Keagamaan Perkuat Kerukunan di Banten

SERANG, TirtaNews – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh organisasi keagamaan memperkuat peran dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat. Ajakan itu disampaikan saat mengukuhkan pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin, 13 Juli 2026.
Dimyati mengatakan keberagaman yang dimiliki Banten harus menjadi modal membangun kehidupan masyarakat yang damai. Menurut dia, organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membina umat sekaligus memperkuat semangat hidup berdampingan di tengah perbedaan.
”Kita hidup dalam keberagaman. Karena itu, toleransi menjadi sangat penting,” kata Dimyati.
Pemerintah Provinsi Banten, ujar dia, siap berkolaborasi dengan seluruh organisasi keagamaan untuk menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat kerukunan antarumat beragama yang selama ini terpelihara.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Bamagnas Provinsi Banten, Pendeta Hani F. Lontaan, mengatakan organisasinya siap mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama.
Menurut Hani, kepengurusan Bamagnas akan menjalankan amanat organisasi hingga tingkat kecamatan agar pembinaan terhadap jemaat dapat berjalan lebih optimal.
”Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga kerukunan umat beragama,” ujarnya.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Bamagnas, Japarlin Marbun, berharap kepengurusan di Banten dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat. Selain menjaga kerukunan, Bamagnas juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat gereja di Provinsi Banten.
Menurut Japarlin, kolaborasi antara Bamagnas dan Pemerintah Provinsi Banten diharapkan mampu mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang maju, inklusif, dan sejahtera.
Pengukuhan pengurus Bamagnas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam menjaga persatuan serta memperkokoh toleransi di Provinsi Banten. (Aep/Red)
