Pemkab Paniai Perkuat Kemitraan Lintas Sektor untuk Tekan AIDS, TBC, dan Malaria

PANIAI, TirtaNews – Pemerintah Kabupaten Paniai, Papua Tengah, memperkuat kemitraan lintas sektor dalam upaya mempercepat penanggulangan AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria hingga tingkat kampung. Langkah itu diwujudkan melalui Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria yang didanai dari anggaran desa, Selasa, 14 Juli 2026.
Pertemuan dihadiri Wakil Bupati Paniai Ham Yogi, Asisten II dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Tengah Fransiska NR, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai Farialice Y. Tatogo, pimpinan organisasi perangkat daerah, kepala puskesmas, kepala kampung, serta kader kesehatan dan tokoh masyarakat.
Wakil Bupati Ham Yogi mengatakan AIDS, TBC, dan malaria masih menjadi persoalan kesehatan yang berdampak luas terhadap kualitas hidup dan produktivitas masyarakat Paniai. Menurut dia, penanganan ketiga penyakit tersebut tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan.
”Masalah kesehatan di Paniai tidak bisa diselesaikan oleh Dinas Kesehatan sendiri. Penanganan AIDS, TBC, dan malaria membutuhkan kerja keras, keterpaduan, dan kolaborasi dari semua pihak,” kata Ham Yogi.
Ketua Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia Provinsi Papua Tengah Fransiska NR, mendorong seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi, mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), organisasi masyarakat, akademisi, hingga kader kesehatan di tingkat kampung.
Menurut Fransiska, kolaborasi diperlukan agar upaya deteksi dini, edukasi masyarakat, dan pendampingan pengobatan pasien dapat berjalan berkesinambungan hingga ke tingkat desa.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Paniai menetapkan tiga sasaran utama, yakni memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan AIDS, TBC, dan malaria; meningkatkan sistem pelaporan, evaluasi data, serta pemanfaatan sumber daya secara efektif; dan menyusun rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai Farialice Y. Tatogo mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang mempertemukan berbagai unsur pemerintah dan nonpemerintah dalam satu forum kemitraan.
Ia mencontohkan kolaborasi bersama Tim Penggerak PKK pada program imunisasi Zero Dose tahun 2025 yang dinilai berhasil meningkatkan cakupan layanan dan mengantarkan Kabupaten Paniai meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan dan TP PKK Pusat.
Farialice berharap pola kerja sama serupa dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak organisasi perangkat daerah maupun lembaga lain untuk mempercepat penurunan kasus AIDS, TBC, dan malaria di Kabupaten Paniai.
Pertemuan ditutup dengan pembukaan resmi forum kemitraan yang diharapkan menjadi wadah koordinasi dan penyusunan langkah bersama dalam menekan penyebaran penyakit menular serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat hingga ke tingkat kampung. (Jeri/Red)
