Kadin Papua Tengah: Liga 4 Piala Gubernur Jadi Momentum Bangun Generasi Muda

0
Kadin Papua Tengah: Liga 4 Piala Gubernur Jadi Momentum Bangun Generasi Muda
Views: 10

NABIRE, TirtaNews — Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Papua Tengah, Alexsander Gobai, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Liga 4 Indonesia Piala Gubernur Papua Tengah 2026. Menurut dia, kompetisi sepak bola tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk membangun sumber daya manusia sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di provinsi baru itu.

Gobai mengatakan Papua selama ini dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak pemain sepak bola berbakat. Karena itu, kompetisi seperti Liga 4 perlu dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan atlet muda agar mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional.

“Papua adalah tanah yang melahirkan banyak pemain sepak bola hebat. Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah harus menjadi wadah pembinaan generasi muda agar mereka memiliki kesempatan berkembang dan membawa nama Papua Tengah ke tingkat nasional,” kata Gobai di Nabire, Minggu, 8 Maret 2026.

Gobai menuturkan dukungan Kadin Papua Tengah terhadap kegiatan olahraga merupakan bagian dari komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh. Menurut dia, pembangunan tidak hanya melalui infrastruktur dan sektor ekonomi, tetapi juga lewat pembinaan generasi muda.

Ia menilai olahraga, khususnya sepak bola, dapat menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat kerja sama. Melalui kompetisi tersebut, para pemuda diharapkan mampu menyalurkan energi dan bakat mereka ke arah yang positif.

“Pembangunan Papua Tengah harus dimulai dari manusianya. Generasi muda perlu dibina melalui pendidikan, olahraga, dan kegiatan positif lainnya,” ujarnya.

Selain berdampak pada pembinaan generasi muda, Gobai menilai penyelenggaraan turnamen tersebut juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat. Turnamen yang melibatkan tim dari berbagai kabupaten di Papua Tengah diperkirakan akan menghadirkan banyak penonton, pemain, dan ofisial dari berbagai daerah.

Kondisi itu, menurut dia, dapat menciptakan perputaran ekonomi bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang kecil, pelaku usaha mikro, jasa transportasi, hingga sektor penginapan dan kuliner.

“Setiap kegiatan olahraga selalu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Ketika ada turnamen besar, pedagang kecil dan usaha lokal ikut bergerak,” kata Gobai.

Ia menambahkan sepak bola juga memiliki kekuatan untuk mempersatukan masyarakat. Dalam pertandingan olahraga, masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang dapat berkumpul dalam semangat yang sama.

Gobai berharap penyelenggaraan Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola di wilayah tersebut sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di Papua Tengah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung turnamen tersebut agar berjalan aman dan sukses. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *