Akhiri Puluhan Tahun Krisis Air, Danrem 064/MY Resmikan Sumur Bor di Cisuru

Oplus_131072
CILEGON, TirtaNews — Setelah puluhan tahun menghadapi keterbatasan air bersih, sekitar 100 kepala keluarga di Lingkungan Cisuru, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, akhirnya memperoleh akses air layak pakai. Sumur bor dan fasilitas air bersih di wilayah tersebut diresmikan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Selasa, 3 Maret 2026.
Wilayah Cisuru selama ini kesulitan air bersih karena berada di dataran tinggi. Warga mengandalkan air tadah hujan, mengalirkan air dengan pipa dari wilayah bawah, atau membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Proses pengeboran tidak berlangsung mulus. Dari tiga titik pengeboran yang dilakukan, titik pertama pada kedalaman 30 meter mengalami kendala karena alat bor terkunci dan tidak dapat ditarik keluar. Pada titik kedua, di kedalaman 114 meter, air ditemukan namun dengan debit kecil dan berbau.
Upaya dilanjutkan ke titik ketiga. Pada kedalaman 96 meter, sumber air bersih akhirnya ditemukan dengan kualitas yang dapat dimanfaatkan warga. Saat air pertama kali keluar dari sumur, suasana haru menyelimuti warga dan aparat yang menyaksikan. Momen itu menandai berakhirnya penantian panjang masyarakat Cisuru terhadap akses air bersih.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan keran air secara simbolis oleh Danrem didampingi Wali Kota Cilegon.
Dalam sambutannya, Danrem menyatakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan wilayah. Ia berharap fasilitas tersebut dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari program TNI AD Manunggal Air yang digagas Kepala Staf Angkatan Darat. Kegiatan tersebut diinisiasi Dandim 0623/Cilegon dan didukung Korem 064/Maulana Yusuf, Pemerintah Kota Cilegon, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Pulo Merak, serta partisipasi masyarakat setempat. (Az/Red)
