Mahasiswa Bangun Taman Baca dan Renovasi Majlis Ta’lim di Huntara Lebak Gedong

Oplus_131072
LEBAK, TirtaNews – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu memulai pembangunan Taman Baca Masyarakat serta renovasi Majlis Ta’lim di Hunian Sementara Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama, Senin, (9/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat BEM Banten Bersatu untuk mendukung pemulihan sosial, pendidikan, dan keagamaan warga pascabencana. Selama enam tahun terakhir, warga Kampung Cigobang masih bertahan di hunian sementara dengan keterbatasan infrastruktur.
Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya merawat harapan masyarakat yang lama hidup dalam ketidakpastian.
“Sudah enam tahun masyarakat tinggal di hunian sementara, sementara pembangunan yang dijanjikan belum juga terealisasi. Kehadiran mahasiswa adalah bentuk kepedulian sekaligus pengingat agar kondisi ini tidak terus dibiarkan,” kata Bagas.
Taman Baca Masyarakat dirancang sebagai pusat literasi bagi anak-anak di Huntara. Adapun renovasi Majlis Ta’lim ditujukan untuk menyediakan ruang ibadah yang lebih aman dan layak sebagai pusat kegiatan keagamaan warga.
Ketua pelaksana kegiatan, Rizqi, menyebut program tersebut lahir dari semangat gotong royong mahasiswa untuk menjawab kebutuhan paling mendasar masyarakat. “Ini mungkin langkah kecil, tetapi kami berharap bisa memberi ruang belajar bagi anak-anak dan memperkuat kehidupan spiritual warga,” ujarnya.
Apresiasi datang dari warga setempat. Ketua RT Kampung Cigobang, Bared, menilai kehadiran mahasiswa membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dengan fasilitas terbatas. “Taman baca dan perbaikan Majlis Ta’lim sangat bermanfaat bagi anak-anak dan warga di sini,” katanya.
Selain aksi sosial, BEM Banten Bersatu juga menyampaikan kritik kepada pemerintah daerah dan pusat agar lebih serius menangani kondisi warga Lebak Gedong. Menurut mereka, negara harus hadir secara nyata untuk memastikan hak masyarakat atas hunian layak, akses pendidikan, dan infrastruktur dasar.
Pembangunan Taman Baca Masyarakat dan renovasi Majlis Ta’lim di Kampung Cigobang menjadi simbol kolaborasi mahasiswa dan warga, sekaligus pengingat bahwa tanggung jawab utama pemulihan tetap berada di tangan pemerintah. (Ridwan/Red)
