Gaido Travel Sosialisasikan Gaido Connected di Kota Wali Kudus

0
Gaido Travel Sosialisasikan Gaido Connected di Kota Wali Kudus

Oplus_131072

Views: 24

KUDUS, TirtaNews – Gerakan nasional Gaido Connected terus diperluas. Kali ini, pelatihan dan penguatan pengusaha ekonomi syariah digelar di Kota Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Museum Gusjigang, Al Mubarok Food, dan diikuti pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mahasiswa.
Pelatihan dipimpin langsung oleh Muhammad Ghazi, CEO Gaido Travel. Agenda ini menjadi bagian dari penguatan strategi pemasaran Gaido Travel 2026 sekaligus mendukung misi melahirkan satu juta pengusaha ekonomi syariah di Indonesia.

Sebagai narasumber utama hadir M Hasan Gaido, Founder dan CEO Gaido Group, yang juga menjabat Ketua Komite Pengembangan Industri Halal dan Ekosistem Haji Dewan Pengurus Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI). Acara dipandu oleh Dr. Ekawati Rahayuningsih, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kudus sekaligus pemilik franchise Gaido Travel cabang Kudus.

Turut hadir CEO PT Tazkia Mulia Barokah Muhammad Kirom, mahasiswa UIN Sunan Kudus, serta para pelaku UMKM Kudus yang antusias mengikuti pelatihan.

Dalam pemaparannya, Muhammad Ghazi menegaskan bahwa Gaido Connected tidak sekadar mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi membangun ekosistem ekonomi syariah yang terhubung secara nasional hingga global.

“Bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga dakwah. Bekerja adalah ibadah. Dari pengalaman Pak Hasan Gaido yang memulai usaha dari kecil hingga besar, kami ingin melahirkan pengusaha ekonomi syariah yang kuat dan saling terkoneksi,” ujar Ghazi.

Kegiatan ini mengangkat nilai lokal “Gusjigang”—bagus akhlaknya, ngaji, dan dagang—sebagai fondasi pengembangan wirausaha syariah di Kudus. Gaido Connected, menurut penyelenggara, dirancang untuk membentuk pelaku usaha yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.

Dr. Ekawati menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut dan berharap agenda serupa dapat digelar lebih besar di lingkungan kampus UIN Sunan Kudus dengan melibatkan rektorat serta Pemerintah Kabupaten Kudus. “Program melahirkan satu juta pengusaha ekonomi syariah adalah kewajiban kita bersama,” katanya.

Gaido Connected dibangun melalui empat pilar konektivitas, yakni keterhubungan di media sosial, ekosistem ekonomi syariah Gaido Group, jaringan bisnis syariah nasional, dan jejaring bisnis syariah global. Dengan model ini, pelaku usaha diharapkan tidak berkembang secara individual, melainkan tumbuh bersama dalam satu ekosistem.

Menjelang Ramadan, Dr. Ekawati juga menekankan pentingnya bazar UMKM sebagai momentum meningkatkan kelas produk lokal. Produk UMKM, menurut dia, harus berstandar halal, memiliki kemasan profesional, serta siap menembus pasar nasional dan internasional.

Gaido Connected terintegrasi dengan berbagai lini usaha dalam ekosistem Gaido Group, mulai dari layanan haji dan umrah, perbankan syariah, layanan kesehatan, logistik halal, hingga media dan kegiatan sosial. Road show di Kudus menandai langkah lanjutan Gaido Connected dalam memperluas jaringan pengusaha ekonomi syariah dari daerah menuju tingkat nasional dan global. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *