Pelajar Paniai Gelar Seminar Sehari di Iyaitaka

Oplus_131072
PANIAI, TirtaNews — Himpunan Pelajar Siswa-Siswi Paniai (HP-SP) tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Paniai menggelar seminar sehari sebagai wadah pembelajaran dan penguatan kapasitas pelajar. Kegiatan itu berlangsung di Iyaitaka, tepatnya di depan Gereja Katolik, Selasa, 20 Januari 2026.
Seminar diikuti pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Kabupaten Paniai. Panitia mengangkat tema “Melalui kegiatan seminar sehari ini, kami dapat mengetahui perkembangan dan perjuangan di bidang edukasi”, sebagai upaya menumbuhkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya pendidikan.
Dalam seminar tersebut, dua pemateri dihadirkan. Yusup Degei, S.IP., menyampaikan materi bertajuk Pengembangan Diri melalui Otonomi Pribadi, sementara Agus Kenedi Kayame membawakan materi Surat-Menyurat yang menekankan keterampilan dasar administrasi dan komunikasi tertulis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Badan Pengurus HP-SP periode 2025–2026 yang bersekretariat di Jalan Pipit, Iyaitaka, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Dalam sambutan pembuka, senior HP-SP Karel Muyapa mengapresiasi inisiatif pengurus yang telah menghadirkan ruang belajar bagi pelajar Paniai. Ia menegaskan bahwa organisasi pelajar memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Pelajar harus memanfaatkan organisasi sebagai tempat membangun karakter, disiplin, dan wawasan sejak dini,” ujarnya.
Senada dengan itu, penasehat HP-SP Frangsi Yogi menekankan pentingnya persatuan pelajar lintas sekolah. Menurut dia, seminar semacam ini menjadi sarana strategis untuk membangun kesadaran kolektif pelajar terhadap tantangan pendidikan di Paniai.
Sementara itu, Badan Pengurus Pentrus Dogopia dalam sambutannya mengingatkan para pelajar agar tetap menjadikan pendidikan sebagai jalan perubahan masa depan. Ia mendorong pelajar menjauhi hal-hal negatif dan menumbuhkan sikap tanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ketua panitia, Natalis Mote, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pemateri, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal bagi program-program edukatif lain yang akan terus dikembangkan oleh HP-SP.
Perwakilan pelajar, Yusak Degei, juga menyampaikan aspirasi agar HP-SP terus menjadi wadah perjuangan kepentingan pendidikan serta pengembangan kapasitas siswa-siswi Paniai.
Dalam kesempatan itu, pendiri HP-SP, Daud Mote, S.Th., S.Pd., turut disebut sebagai tokoh perintis organisasi pelajar tersebut. Ia berharap melalui seminar sehari ini, pelajar tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengarahkan dan mengendalikan diri secara bertanggung jawab.
Daud Mote menegaskan pentingnya kesadaran kritis pelajar terhadap perjuangan pendidikan di Kabupaten Paniai serta keterlibatan aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial. (Jeri/Red)
