Tangis Haru Warnai Penyerahan Bantuan 481 Rumah Layak Huni di Serang

0
Tangis Haru Warnai Penyerahan Bantuan 481 Rumah Layak Huni di Serang

Oplus_131072

Views: 67

SERANG, TirtaNews — Suasana haru bercampur bahagia mewarnai penyerahan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH) di sejumlah wilayah Kabupaten Serang, Selasa, 23 Desember 2025. Sejumlah warga lanjut usia tak kuasa menahan air mata saat menerima bantuan tersebut secara simbolis dari Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Di Kampung Cikeli, Desa Curukcuk, Kecamatan Tanara, Suemi (70) dan Kerabah (60) menjadi penerima pertama yang didatangi langsung bupati. Penyerahan dilakukan sekitar pukul 14.15 WIB di kediaman Suemi, disaksikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana serta Camat Tanara Farid Anwar Ibrahim.


“Rumah kami sebelumnya bocor dan hampir roboh. Sekarang sudah layak dihuni,” ujar Suemi sambil menahan haru.

Penyerahan bantuan dilanjutkan di Kampung Bojong, Desa Ragas, Kecamatan Carenang, yang disambut Camat Carenang Arief Roikhan. Rombongan kemudian bergerak ke Kampung Sampih, Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal. Di lokasi ini, Misnem (60) dan sejumlah warga penerima manfaat tampak menangis bahagia saat menerima bantuan serupa.

“Hari ini telah dilakukan serah terima bantuan sosial penanganan RTLH di Kecamatan Tanara, Carenang, dan Cikeusal,” kata Ratu Rachmatuzakiyah kepada wartawan di Kampung Sampih.

Menurut dia, sepanjang 2025 Pemerintah Kabupaten Serang telah menyelesaikan pembangunan 481 unit RTLH menjadi rumah layak huni. Rinciannya, 100 unit berasal dari anggaran pemerintah pusat, 37 unit dari Pemerintah Provinsi Banten, 25 unit dari dana CSR, 98 unit dari Baznas Kabupaten Serang, dan 221 unit dari APBD Kabupaten Serang.
“Semoga rumah ini bermanfaat, aman, dan nyaman untuk ditempati. Tolong dirawat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ratu Zakiyah menyebutkan, hingga kini masih terdapat 7.119 RTLH di Kabupaten Serang yang membutuhkan penanganan. Untuk 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pembangunan 324 unit RTLH dari APBD.
Ia menegaskan, penanganan RTLH tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah.

“Kami mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Serang untuk berkontribusi melalui program CSR. Jika dilakukan bersama-sama, percepatan penanganan RTLH sangat mungkin dilakukan,” katanya.

Kepala DPRKP Kabupaten Serang Okeu Oktaviana menjelaskan, bantuan RTLH memiliki beberapa kategori. Untuk kategori mendesak, anggaran mencapai Rp60 juta per unit. Bantuan dari CSR Bank bjb KCK Banten mencapai Rp70 juta per unit, sementara di Desa Cikedung, Kecamatan Mancak, mencapai Rp80 juta, dan di Pulau Panjang Rp75 juta. Adapun bantuan reguler sebesar Rp25 juta per unit.

“Untuk hari ini, yang diserahkan secara simbolis masing-masing dua unit di Tanara, tiga unit di Carenang, dan tiga unit di Cikeusal,” kata Okeu. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *