Disdukcapil Kabupaten Serang Terbitkan 991 Dokumen Saat Libur Panjang

SERANG, TirtaNews — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang tetap membuka layanan administrasi kependudukan selama libur nasional Kenaikan Isa Almasih dan cuti bersama pada 14–15 Mei 2026. Selama dua hari pelayanan, instansi itu menerbitkan total 991 dokumen administrasi kependudukan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang Warnerry Poetri mengatakan pelayanan dilakukan secara hybrid, yakni melalui layanan tatap muka di kantor Disdukcapil dan unit pelaksana teknis kecamatan, serta layanan daring melalui aplikasi Serba Digi atau Serang Bahagia Digital.
“Dukcapil pada hari libur kemarin tanggal 14–15 Mei hari Kenaikan Isa Almasih tetap melaksanakan pelayanan secara hybrid offline dan online,” kata Warnerry dalam keterangan tertulis, Sabtu, 16 Mei 2026.
Ia mengatakan masyarakat tetap antusias memanfaatkan layanan administrasi kependudukan meski berada pada masa libur panjang. Dokumen yang diterbitkan meliputi kartu tanda penduduk elektronik, kartu keluarga, akta pencatatan sipil, kartu identitas anak, hingga surat keterangan tempat tinggal.
Pada Kamis, 14 Mei 2026, atau saat libur nasional Kenaikan Isa Almasih, Disdukcapil Kabupaten Serang menerbitkan 390 dokumen. Rinciannya terdiri atas 16 dokumen e-KTP, 185 kartu keluarga, 104 akta kelahiran, kematian dan perkawinan, 64 kartu identitas anak, 19 dokumen pindah penduduk, serta 2 surat keterangan tempat tinggal.
Adapun pada Jumat, 15 Mei 2026, yang merupakan cuti bersama, jumlah layanan meningkat menjadi 601 dokumen. Disdukcapil menerbitkan 75 dokumen e-KTP, 184 kartu keluarga, 111 akta kelahiran, kematian dan perkawinan, 193 kartu identitas anak, 33 dokumen pindah penduduk, 3 surat keterangan tempat tinggal, serta 2 layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurut Warnerry, seluruh layanan administrasi kependudukan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya sebagai bagian dari program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).
“Masyarakat sangat antusias, dan dipastikan layanan adminduk tidak dipungut biaya atau gratis,” ujarnya. (Yuli/Red)
