Mendikdasmen Apresiasi Program Sekolah Gratis Swasta di Banten

0
Mendikdasmen Apresiasi Program Sekolah Gratis Swasta di Banten
Views: 12

TANGERANG, TirtaNews — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengapresiasi program sekolah gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten sejak 2025. Program yang diinisiasi Gubernur Banten Andra Soni itu dinilai mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti usai membuka Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 O2SN, FLS3N, dan LKS yang dirangkaikan dengan deklarasi budaya sekolah aman dan nyaman serta peluncuran Adiwiyata SMA, SMK, dan SKh se-Provinsi Banten di Stadion Benteng Reborn, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurut Mu’ti, kebijakan menggratiskan sekolah swasta dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah di tengah masih adanya anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

“Dengan program itu seluruh anak-anak Banten bisa mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh akses pendidikan,” kata Mu’ti.

Ia menilai program tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Menurut dia, pemerintah daerah tidak hanya perlu memperluas akses pendidikan di sekolah negeri, tetapi juga mendorong keterjangkauan pendidikan di sekolah swasta.

Meski demikian, Mu’ti menyebut faktor ekonomi bukan satu-satunya penyebab anak putus sekolah. Berdasarkan sejumlah penelitian, faktor lain seperti lokasi sekolah yang jauh dan kondisi sosial budaya masyarakat juga turut memengaruhi tingkat partisipasi pendidikan.

Ia menambahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini juga mengembangkan sistem pembelajaran melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM sebagai alternatif layanan pendidikan bagi masyarakat.

“Karena itu, sekali lagi saya mengapresiasi Program Sekolah Gratis yang diinisiasi oleh Pemprov Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Andra Soni mengatakan keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Banten menjadi salah satu alasan utama pemerintah provinsi menjalankan program pendidikan gratis untuk sekolah swasta.

Menurut dia, jumlah sekolah negeri di Banten yang mencapai 271 unit belum mampu menampung seluruh lulusan SMP setiap tahun. Karena itu, sejak 2025 Pemprov Banten mengalokasikan anggaran pendidikan gratis bagi siswa sekolah swasta melalui APBD.

“Di tahun pertama kami menyasar siswa kelas X dengan jumlah 6.705 penerima manfaat dari 801 sekolah swasta yang bekerja sama dengan kami,” kata Andra.

Pada tahun ini, kata dia, program tersebut akan diperluas ke tingkat Madrasah Aliyah. Pemerintah Provinsi Banten menempatkan program pendidikan gratis sebagai bagian dari program strategis daerah untuk pemerataan akses pendidikan.

Andra meyakini program tersebut dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banten sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

“Dengan program itu, saya meyakini bisa meningkatkan kualitas SDM kita sesuai dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya. (Aep/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *