Sespimma Polri Gelar FGD Pengawasan Migas di Bandung

BANDUNG, TirtaNews — Peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 menggelar Kuliah Kerja Profesi (KKP) melalui forum diskusi kelompok terarah (FGD) di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat, Senin (4/5).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas ESDM Jawa Barat ini mengangkat tema sinergi pengawasan distribusi minyak dan gas (migas) antara Polri dan pemerintah daerah guna menjamin ketersediaan pasokan dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional.
FGD dipimpin Ketua Pelaksana sekaligus tim supervisi, Hidayat, dengan pengawasan oleh Switanto Prasetyo. Sebanyak 25 peserta didik yang tergabung dalam Kelompok Kerja I mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, perwakilan Sespimma Polri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengawasan distribusi migas, terutama untuk memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran, jumlah, dan waktu.
Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, menyampaikan bahwa koordinasi antara aparat penegak hukum dan instansi teknis menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pasokan energi di daerah.
“Sinergi ini penting agar pengawasan distribusi migas dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Diskusi juga diisi dengan pemaparan materi oleh jajaran Dinas ESDM, yang mencakup aspek teknis pengelolaan energi, pertambangan, hingga ketenagalistrikan. Sesi tanya jawab dimanfaatkan peserta untuk mendalami tantangan distribusi energi di lapangan.
Hasil FGD mencatat adanya penguatan komitmen bersama antara Polri dan Dinas ESDM Jawa Barat dalam meningkatkan koordinasi serta menyamakan persepsi terkait pengawasan distribusi migas.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional yang lebih kokoh.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar. (Az/Red)
