Golok Ciomas Tampil di Pameran Pusaka Nusantara, Pemkab Serang Ajak Warga Lestarikan Budaya

SERANG, TirtaNews – Golok Ciomas, senjata tradisional khas Kabupaten Serang, menjadi salah satu koleksi yang dipamerkan dalam Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026 di Museum Negeri Provinsi Banten, kawasan Banten Lama, Kota Serang. Pameran yang berlangsung pada 27 Juli hingga 20 Agustus itu menghadirkan koleksi pusaka dari 11 provinsi dan 27 museum di Indonesia.
Mengusung tema Merawat Jejak Peradaban, Menguatkan Identitas Nusantara, pameran tersebut menempatkan Banten sebagai tuan rumah ajang pelestarian warisan budaya nasional. Kehadiran Golok Ciomas dinilai menjadi representasi kekayaan budaya Banten yang telah dikenal luas.
Wakil Bupati Serang Najib Hamas yang mengunjungi pameran pada Selasa (28/7) mengatakan Golok Ciomas bukan sekadar senjata tradisional, tetapi juga memiliki nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Menurut Najib, keberadaan Golok Ciomas dalam pameran nasional menunjukkan pengakuan terhadap warisan budaya Kabupaten Serang. Ia menyebutkan pusaka tersebut juga menjadi perhatian seniman, budayawan, dan peneliti dari berbagai negara yang datang ke Kecamatan Ciomas untuk mempelajari sejarah serta proses pembuatannya.
Najib menilai pameran menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal sejarah dan nilai budaya yang terkandung dalam berbagai pusaka Nusantara. Ia mengajak masyarakat Banten memanfaatkan penyelenggaraan pameran dengan mengunjungi Museum Negeri Provinsi Banten.
”Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sejarah sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa,” kata Najib.
Kepala Tata Usaha UPT Taman Budaya dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Susilaningsih, mengatakan terpilihnya Banten sebagai tuan rumah Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026 merupakan kehormatan sekaligus peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Ia berharap pameran dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami sejarah pusaka dari berbagai daerah serta memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya Indonesia. Selain menjadi media pelestarian, pameran juga diharapkan mendorong promosi budaya daerah, termasuk Golok Ciomas sebagai salah satu pusaka khas Kabupaten Serang. (Yuli/Red)
