Membasuh Rindu di Balik Tawa‎ 120 Anak Yatim Diajak Berwisata ke Dufan‎

0
Membasuh Rindu di Balik Tawa‎ 120 Anak Yatim Diajak Berwisata ke Dufan‎
Views: 5

PANDEGLANG, TirtaNews — Tawa riang memenuhi kawasan Dunia Fantasi (Dufan), Ancol, Jakarta, ketika 120 anak yatim binaan Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah, Pandeglang, Banten, menikmati rekreasi bersama pada Senin, 30 Juni 2026. Bagi sebagian besar dari mereka, kunjungan ke taman hiburan tersebut menjadi pengalaman pertama yang selama ini hanya dapat dibayangkan melalui tayangan televisi.

‎Kegiatan bertema Menggapai Kebahagiaan Hakiki bersama Adik-adik Yatim itu diprakarsai pimpinan Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah, KH. Makky Fatihah. Rekreasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial pondok pesantren dalam menyambut bulan Muharam.

‎Di antara ratusan peserta, Akbar menjadi salah satu anak yang paling antusias. Ia mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Dufan.

“Ini pertama kalinya dalam hidup saya bisa datang ke Dufan,” ujar Akbar dengan wajah sumringah.


‎Tak hanya menikmati berbagai wahana permainan, Akbar juga mengaku untuk pertama kalinya mencicipi hidangan fried chicken. Pengalaman sederhana itu menjadi kenangan yang membekas bagi dirinya.

‎Sepanjang hari, anak-anak tampak menikmati setiap wahana dengan penuh semangat. Gelak tawa dan sorak kegembiraan terdengar di berbagai sudut taman hiburan, menghadirkan suasana hangat yang sejenak menghapus beban hidup yang mereka rasakan.

‎Menurut KH. Makky Fatihah, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar memuliakan anak yatim, bukan semata memberikan bantuan materi.

‎”KITA ADALAH PELAYAN YATIM,” kata Makky Fatihah.



‎Ia mengatakan anak-anak yatim membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan ruang untuk merasakan kebahagiaan sebagaimana anak-anak lainnya. Melalui kegiatan rekreasi itu, pihaknya ingin memberikan pengalaman baru yang dapat menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri mereka.

‎”Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kita. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri, tetapi menjadi bagian dari keluarga besar yang selalu mencintai dan mendukung mereka,” ujarnya.

‎Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar anak-anak yatim tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, tangguh, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

‎Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah di Pandeglang selama ini secara rutin menyelenggarakan kegiatan pembinaan bagi anak-anak yatim, terutama pada bulan Muharam. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pondok dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *