Pangdam Siliwangi Tutup Kunker di Lebak dengan Panen Raya dan Pembinaan Prajurit

LEBAK, TirtaNews — Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih menutup rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Korem 064/Maulana Yusuf dengan agenda ketahanan pangan, kegiatan sosial, dan pembinaan prajurit di Yonif TP 840/GS, Kabupaten Lebak, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigadir Jenderal TNI Daru Cahyadi Soeprapto. Keduanya mengikuti sejumlah agenda, mulai dari peletakan batu pertama pembangunan masjid di lingkungan Yonif TP 840/GS hingga panen raya padi bersama masyarakat Kampung Cilawang.
Pangdam juga meninjau kawasan ketahanan pangan yang dikembangkan di sekitar satuan serta menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga setempat.
Di hadapan prajurit, Kosasih menegaskan bahwa tugas utama seorang prajurit adalah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan disiplin dan loyalitas tinggi.
“Tugas kita hanya satu, mempertahankan keutuhan NKRI dengan penuh tanggung jawab, kehormatan, dan jiwa patriotisme,” ujar Kosasih dalam arahannya.
Menurut dia, profesionalisme prajurit tidak hanya diukur dari kesiapan menjalankan tugas, tetapi juga kemampuan menjaga kualitas diri, memperkuat soliditas satuan, dan meningkatkan kemampuan dasar keprajuritan.

Selain menekankan pembinaan internal, Pangdam menyoroti pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan wilayah. Ia menilai penguatan ketahanan pangan yang dikembangkan di kawasan Yonif TP 840/GS menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut.
“Saya bangga melihat perkembangan wilayah ini. Potensi yang dimiliki, semangat gotong royong masyarakat, serta kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi modal besar untuk terus maju,” katanya.
Rangkaian kunjungan kerja itu menjadi penutup agenda Pangdam III/Siliwangi di wilayah Banten. Sepanjang kunjungan, kegiatan difokuskan pada peninjauan pembangunan infrastruktur, pembinaan prajurit, penguatan spiritual, dan kegiatan sosial bagi masyarakat. (Az/Red)
