Buang Limbah Medis Sembarangan, kinerja Kapus Sukaresmi Disorot Salahkan Petugas Kebersihan

0
Buang Limbah Medis Sembarangan, kinerja Kapus Sukaresmi Disorot Salahkan Petugas Kebersihan
Views: 18

Tirtanews.co.id, Pandeglang, Banten – Diduga ada kelalaian dan kesengajaan, di wilayah Kecamatan Sukaresmi, tepatnya di belakang kantor Desa Weru Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, Banten, sampah medis yang berbahaya dibuang begitu saja. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, pembuangan sampah medis dengan cara sembarangan itu, kerap terjadi.

“Itu saja sudah beberapa hari sampah Kain Kassa, Sarung Tangan Medis, Spet Jarum Suntik, sisa Bungkus Ampul, dan sampah obat obatan dan lain lainnya ada disitu dibuang dengan sembarangan,” kata warga, Selasa (10/03/2026) di dekat lokasi pembuangan sampah medis.

Masih kata dia, hal itu sering terjadi hanya saja warga sekitar tidak sadar kalau sampah tersebut (Limbah Medis-red) ternyata sangat berbahaya dan ada SOP yang harus dipatuhi dalam mengelola limbah tersebut. “Kami warga tidak tahu kalau sampah itu sangat berbahaya, baru kali ini kami tahu, padahal sering mereka membuang sampah seperti itu,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Sukaresmi, Suhanah mengakui adanya pembuangan sampah medis berbahaya di Pustu Weru yang dibuang sembarangan di belakang kantor Desa Weru. Dia mengatakan, tim dari PKM Sukaresmi telah melakukan kunjungan ke lokasi. “Terkait info ini, kami tim dari PKM Sukaresmi sudah melakukan kunjungan ke lokasi, dan melakukan pemilahan sampah, untuk limbah medis dibawa ke puskesmas untuk selanjutnya diangkut oleh pihak ke tiga,” jawabnya ketika di konfirmasi melalui telephone selularnya, Rabu (11/03/2026).

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pembuangan limbah medis memang kami ada SOP dan sudah di sosialisasikan. “Kami ke Pustu Desa Weru untuk menegaskan kembali terkait SOP yang ada, dan dipastikan tidak akan terulang kembali,” kilahnya.

Ketika disebut ada kesengajaan dalam pembuangan sampah medis tersebut, Kapus Sukaresmi menampiknya. Kata dia, itu bukan kesengajaan, namun petugas tidak bermaksud membuang limbah medis sembarangan. “Dari petugas sudah memberikan edukasi terkait pemilahan limbah, namun petugas kebersihan ada kekeliruan,” akunya.

Petugas tidak menyangka ada kekeliruan, karena sering diberikan edukasi. Untuk hal ini, lanjut Kapus Sukaresmi, kami PKM Sukaresmi telah melakukan teguran dan pembinaan kepada petugas. “Kami melakukan teguran dan pembinaan ke petugas, dan memastikan untuk lebih waspada terkait pemilahan limbah, dan dipastikan tidak terulang kembali kekeliruan ini nanti,” tutupnya.

Sementara itu, Aktivis penggiat Kesehatan “Banten Sehat”, Subandri mengecam adanya pembuangan limbah medis di ruang publik. Hal itu, katnya berpotensi terjadinya penyebaran infeksi lingkungan. “Untuk diketahui, Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan limbah medis sangat penting untuk mencegah penyebaran infeksi dan melindungi lingkungan. Seharusnya, Puskesmas Sukaresmi melakukan beberapa langkah dalam penanganan limbah medis, diantaranya, Pertama, Identifikasi dan Klasifikasi Limbah dengan cara Pisahkan limbah medis menjadi beberapa kategori, seperti limbah infeksius, limbah patologis, limbah farmasi, dan limbah radioaktif,” jelasnya.

Kedua, masih kata Subandri, pengumpulan dan Penyimpanan dengan menggunakan wadah yang sesuai dengan kategori limbah dan label dengan jelas. Ketiga, Pengangkutan yang menggunakan kendaraan khusus untuk mengangkut limbah medis ke tempat pengolahan. “Keempat, Pengolahan dengan melakukan pengolahan limbah medis dengan metode yang sesuai, seperti insinerasi, autoklaf, atau pengolahan kimia. Dan Kelima, Pembuangan Limbah harus membuang limbah medis yang telah diolah ke tempat pembuangan akhir yang sesuai, tidak sembarangan apalagi di ruang publik atau umum,” tegasnya.

“Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan dengan alasan apapun, dan Kadinkes Kabupaten Pandeglang harus menindak tegas Kepala Puskesmas dan petugas yang saat itu bertugas, kami akan menyurati instansi terkait,” pungkasnya. (Ri3z/02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *