Warga Sukamenak Diingatkan Bahaya Narkoba di Tengah Program TMMD

0
Warga Sukamenak Diingatkan Bahaya Narkoba di Tengah Program TMMD
Views: 7

SERANG, TirtaNews – Puluhan warga Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, memadati kantor desa pada Rabu, 18 Februari 2026. Di sela program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0602/Serang, mereka mengikuti penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Berbeda dari kegiatan pembangunan fisik seperti pembukaan jalan dan perbaikan fasilitas umum, kali ini perhatian tertuju pada ancaman yang tak kasatmata: peredaran narkotika yang dinilai mulai merambah hingga ke wilayah pedesaan.

“Sekarang bukan cuma di kota, di kampung juga sudah ada,” kata Siti (38 tahun), warga setempat, usai mengikuti penyuluhan. Ia mengaku khawatir dengan pergaulan remaja yang semakin terbuka melalui media sosial.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Polres Serang yang memaparkan berbagai modus peredaran narkoba, jenis-jenis zat terlarang, hingga konsekuensi hukum bagi pengguna maupun pengedar. Warga juga diberi panduan mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga.

Komandan Satuan Tugas TMMD ke-127, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, mengatakan penyuluhan itu merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat. Menurut dia, pembangunan infrastruktur tanpa diimbangi pembangunan sumber daya manusia berisiko tidak berkelanjutan. “Desa yang maju harus didukung masyarakat yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Sejumlah warga terlihat aktif mengajukan pertanyaan, terutama mengenai langkah pencegahan dini dan mekanisme pelaporan bila menemukan dugaan peredaran narkoba. Aparat kepolisian meminta masyarakat tak ragu berkoordinasi dengan perangkat desa maupun Bhabinkamtibmas setempat.

Kepala Desa Sukamenak menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkala, terutama menyasar kalangan remaja. “Kami ingin desa ini berkembang, tapi juga aman dari pengaruh narkoba,” katanya.

Melalui penyuluhan ini, Satgas TMMD berharap warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan fisik, melainkan juga pelaku aktif dalam menjaga lingkungannya tetap bersih dari narkotika. Di tengah upaya membangun jalan dan fasilitas desa, perang melawan narkoba pun dimulai dari ruang-ruang pertemuan sederhana di kantor desa. (Tati/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *