Mahasiswa Soroti Enam Tahun Pembangunan, BEM Banten Bersatu Gelar Diskusi Publik

SERANG, TirtaNews — Aliansi mahasiswa BEM Banten Bersatu menggelar diskusi publik bertajuk “Perjalanan 6 Tahun Menuju Sejahtera?” sebagai ruang refleksi atas capaian pembangunan sosial, ekonomi, dan infrastruktur di Provinsi Banten dalam enam tahun terakhir. Forum ini mempertemukan mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan legislatif.
Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan kritis terkait ketimpangan pembangunan dan distribusi kesejahteraan yang dinilai belum merata. Di sisi lain, forum juga diwarnai ajakan untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat sipil dan pembuat kebijakan.
Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu menyatakan, agenda tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa untuk memastikan suara publik tetap terjaga dalam proses pembangunan.
“Enam tahun perjalanan pembangunan harus menjadi bahan evaluasi bersama. Apakah benar telah membawa kesejahteraan yang merata atau masih menyisakan ketimpangan yang perlu diperjuangkan,” ujarnya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Rizqi, menegaskan bahwa diskusi itu bukan sekadar forum seremonial. Menurut dia, mahasiswa ingin memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti pada tataran wacana.
“Kami berharap lahir gagasan, solusi, dan komitmen bersama untuk mendorong perubahan nyata,” katanya.
Tokoh masyarakat yang hadir, Bared, menilai pemerintah perlu lebih serius melihat kondisi riil di lapangan. Ia menyebut, masyarakat menginginkan pembangunan yang benar-benar menyentuh lapisan bawah.
“Pembangunan harus dirasakan hingga tingkat bawah, bukan sekadar janji,” tuturnya.
Anggota Komisi IV DPR RI, Arif Rahman, yang turut hadir dalam forum tersebut, mengapresiasi inisiatif mahasiswa menjaga ruang dialog antara rakyat dan wakil rakyat. Ia menyatakan aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan di tingkat pusat.
“Forum seperti ini penting untuk menjaga komunikasi. Aspirasi masyarakat akan kami bawa sebagai bagian dari perjuangan di parlemen,” ujarnya.
Melalui diskusi ini, BEM Banten Bersatu berharap terbangun tindak lanjut konkret yang memperkuat sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemangku kebijakan demi mendorong pemerataan kesejahteraan di Banten. (Az/Red)
