Posko Kesehatan Layani Ribuan Peserta Muspasmee VIII di Paniai

0
Posko Kesehatan Layani Ribuan Peserta Muspasmee VIII di Paniai

Oplus_131072

Views: 10

PANIAI, TirtaNews — Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai membuka posko kesehatan selama pelaksanaan Musyawarah Pastoral Masyarakat Mee (Muspasmee) VIII yang digelar di Komopa, Distrik Aradide. Selama sepekan kegiatan, posko tersebut melayani ribuan peserta dengan dukungan tenaga medis lintas fasilitas kesehatan.

Ketua Tim Posko Kesehatan Muspasmee VIII, Maria Nawipa, mengatakan pelayanan kesehatan dilaksanakan sejak 1 hingga 8 Februari 2026. Tim posko terdiri atas tenaga Dinas Kesehatan Paniai yang berkolaborasi dengan petugas puskesmas, rumah sakit, serta satu orang dokter yang diperbantukan khusus selama kegiatan berlangsung.

“Pelayanan kami dilakukan secara kolaboratif. Tenaga kesehatan berasal dari dinas, puskesmas, dan rumah sakit,” kata Maria Nawipa, yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, saat dikonfirmasi di Komopa, Senin, 9 Februari 2026.

Berdasarkan laporan akhir kegiatan, posko kesehatan mencatat sebanyak 3.035 pasien mendapatkan pelayanan medis selama Muspasmee VIII. Keluhan pasien beragam, namun seluruhnya dapat ditangani di posko kesehatan tanpa penanganan kasus berat.

Selain pelayanan pengobatan, tim kesehatan juga melaksanakan program nasional pemberian kapsul vitamin A. Kegiatan tersebut bertepatan dengan periode distribusi vitamin A yang secara nasional dilakukan pada Februari dan Agustus setiap tahun.

“Pemberian kapsul vitamin A kami lakukan sekaligus karena waktunya tepat di bulan Februari,” ujar Maria. Sebanyak 250 anak menerima kapsul vitamin A, disertai pemberian kepada dua ibu nifas dan dua ibu hamil.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Paniai, Beny Degei, menambahkan bahwa posko kesehatan juga menyalurkan makanan tambahan bagi kelompok rentan. Bantuan tersebut meliputi biskuit balita, biskuit ibu hamil, susu formula, serta susu khusus ibu hamil.

“Selain kapsul vitamin A merah dan biru, kami juga memberikan makanan tambahan sebagai upaya menjaga status gizi,” kata Beny.

Ia menegaskan seluruh pelayanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Menurut dia, meskipun sebagian pasien datang dengan berbagai keluhan, seluruhnya dapat tertangani dengan baik selama kegiatan berlangsung.

Muspasmee VIII merupakan agenda keagamaan dan sosial masyarakat Mee yang dihadiri peserta dari berbagai wilayah di Papua Tengah. Kehadiran posko kesehatan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *