Relawan PRABU Bersihkan Mushola Sirojul Mukminin di Unyur

SERANG, TirtaNews — Pelopor Relawan Aksi Bersih-Bersih Unyur (PRABU) kembali melanjutkan program kerjanya dengan membersihkan ruang publik dan tempat ibadah. Kali ini, relawan PRABU menggelar aksi bersih-bersih di Mushola Sirojul Mukminin, Kampung Kedaung, Kelurahan Unyur, Kota Serang, Minggu, 14 Desember 2025.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap ruang publik dan tempat ibadah. Aksi ini melibatkan anggota PRABU bersama warga sekitar yang bergotong royong membersihkan halaman mushola, tempat wudu, ruang utama ibadah, serta gedung Majelis Taklim.
Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Joko Pitoyo, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Ash-Habul Yamin di lingkungan BAP 1 RW 11, yang ikut membantu pemotongan rumput di halaman mushola. Ia menyatakan dukungannya terhadap gerakan PRABU sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Meski sempat diguyur hujan, kegiatan tetap berlangsung hingga selesai. Relawan dan warga tetap bekerja membersihkan area mushola hingga siang hari. Aksi ini, menurut PRABU, merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan memberi contoh nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan, tanpa bergantung pada situasi dan kondisi.
Perwakilan pengurus Mushola Sirojul Mukminin, Haelani, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia mengatakan kehadiran PRABU sangat membantu masyarakat dalam menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman.
“Kami mewakili pengurus mushola dan warga Kampung Kedaung mengucapkan terima kasih atas bantuan PRABU. Kebersihan ini sangat mendukung kenyamanan jamaah dalam beribadah dan kegiatan majelis taklim,” ujarnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara konsisten.
Aksi bersih-bersih ini berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan sempat diselingi dengan pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah. Setelah itu, relawan kembali menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.
PRABU berharap kegiatan sederhana ini dapat memantik partisipasi masyarakat yang lebih luas dan menumbuhkan budaya peduli lingkungan, sehingga berbagai persoalan kebersihan dapat ditangani secara bersama-sama melalui semangat gotong royong. (Risdu/Red)
