Panitia Muktamar Mathla’ul Anwar Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

0
Panitia Muktamar Mathla’ul Anwar Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum
Views: 7

SERANG, TirtaNews — Panitia Muktamar Mathla’ul Anwar resmi membuka pendaftaran calon Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) pada 9–10 April 2026 hingga pukul 00.00 WIB. Tahapan ini menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi menjelang pelaksanaan muktamar.

Ketua Media Center Mathla’ul Anwar, Eko Supriatno, mengatakan pendaftaran dibuka untuk memberi ruang partisipasi kader dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi. “Pendaftaran ini menjadi kesempatan bagi kader untuk berpartisipasi sekaligus menyampaikan gagasan terkait arah kebijakan organisasi ke depan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Panitia menyebut pembukaan pendaftaran merupakan kesepakatan bersama antara pengurus besar dan organizing committee sebagai bentuk komitmen terhadap proses demokrasi yang terbuka dan akuntabel.

Ketua PB Mathla’ul Anwar, Ocid Abdurrosyid Siddiq, menilai muktamar kali ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah masa depan organisasi. “Kami ingin memastikan proses ini melahirkan kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan umat,” katanya.

Ketua OC Muktamar XXI, Asep Rohmatulloh, menambahkan setiap calon wajib memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan organisasi. Panitia, kata dia, berkomitmen menjaga seluruh tahapan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Steering Committee (SC) memastikan proses muktamar tetap berada pada koridor organisasi. “Kami menjaga agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan memperkuat arah gerak organisasi,” ujar Dhona El Furqon.

Panitia menyatakan seluruh persiapan muktamar dilakukan secara terstruktur, mulai dari aspek administrasi hingga teknis pelaksanaan. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga suasana yang tertib dan kondusif agar seluruh agenda berjalan efektif.

Panitia mengajak seluruh elemen organisasi untuk mengedepankan kedewasaan dalam berproses serta menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Terkait dinamika di lapangan, termasuk penertiban atribut muktamar oleh Satuan Polisi Pamong Praja, panitia menyebut persoalan tersebut telah diselesaikan melalui koordinasi. “Permasalahan sudah diselesaikan melalui komunikasi. Seluruh tahapan tetap berjalan sesuai rencana dan dalam kondisi kondusif,” kata Eko.

Muktamar Mathla’ul Anwar diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi contoh praktik demokrasi organisasi yang sehat, transparan, dan berintegritas. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *