Tim Supervisi Mabes Polri Tinjau Kesiapan Operasi Ketupat Maung di Polresta Tangerang

0
Tim Supervisi Mabes Polri Tinjau Kesiapan Operasi Ketupat Maung di Polresta Tangerang
Views: 6

TANGERANG, TirtaNews — Tim supervisi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia meninjau kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah hukum Kepolisian Daerah Banten dengan mengunjungi Markas Kepolisian Resor Kota Tangerang, Ahad, 15 Maret 2026.

Kunjungan yang dipimpin Hando Wibowo tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana, serta pola pengamanan dalam menghadapi arus mudik Lebaran dan rangkaian perayaan hari besar keagamaan.

Dalam arahannya kepada jajaran kepolisian setempat, Hando menekankan bahwa kehadiran aparat di lapangan harus memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar pesan keselamatan mudik yang diusung dalam operasi tahun ini tidak hanya menjadi slogan.

“Polri harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja keras anggota di lapangan,” kata Hando di hadapan pimpinan dan personel operasi.

Tim supervisi melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel yang dilibatkan dalam operasi serta sarana pendukung pengamanan. Dalam evaluasi tersebut, sejumlah arahan strategis juga disampaikan kepada jajaran kepolisian setempat.

Pertama, pengawasan terhadap personel di lapangan diminta diperketat agar anggota yang tercantum dalam surat perintah benar-benar bertugas di titik yang telah ditentukan. Kehadiran anggota dinilai penting untuk merespons kebutuhan masyarakat selama masa mudik.

Kedua, kepolisian diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran informasi palsu di media sosial yang dapat memicu keresahan masyarakat. Dalam konteks ini, petugas di lapangan diminta aktif memantau dinamika informasi yang beredar.

Ketiga, anggota kepolisian didorong memanfaatkan platform internal berbagi video kegiatan lapangan guna memudahkan pemantauan oleh pimpinan.

Selain itu, pengamanan tahun ini dinilai memiliki tantangan tersendiri karena berdekatan dengan pelaksanaan ibadah Nyepi oleh umat Hindu. Aparat diminta menjaga koordinasi lintas instansi agar pelaksanaan kedua kegiatan keagamaan tersebut berlangsung tertib dan saling menghormati.

Kepolisian juga diminta mengantisipasi potensi perubahan pola pergerakan masyarakat seiring kebijakan work from anywhere di sejumlah sektor yang berpotensi memengaruhi waktu dan kepadatan arus mudik.

Kunjungan supervisi yang berlangsung sejak pagi itu ditutup dengan peninjauan pos pengamanan serta evaluasi kesiapan pelayanan kepada masyarakat. Kepolisian berharap pengawasan langsung dari tingkat pusat dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan Operasi Ketupat Maung di wilayah Banten, terutama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan gangguan keamanan selama periode mudik Lebaran. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *