Pelatihan SDM Dorong Pemuda OAP Papua Barat Daya Bergerak Maju

Oplus_131072
SORONG, TirtaNews — Diskusi dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) bagi pemuda-pemudi Orang Asli Papua (OAP) digelar di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu, 14 Maret 2025. Kegiatan bertajuk “Saatnya Pemuda-Pemudi Papua Bergerak Maju” itu berlangsung di Gedung Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM, Jalan Mambruk No. 24, Remu Utara, Distrik Sorong.
Pelatihan yang terbuka dan gratis bagi peserta ini juga memberikan sertifikat kepada para peserta yang mengikuti diskusi hingga selesai. Materi pelatihan disampaikan oleh trainer SDM Papua, Kaka Jose, yang menyoroti pentingnya penguatan kapasitas generasi muda di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan kewirausahaan di Papua Barat Daya.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Paul Finsen Mayor, tokoh adat Papua yang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay periode 2018–2023. Ia kini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya untuk periode 2023–2029.
Dalam kesempatan itu, Paul Finsen Mayor juga berdialog dengan sejumlah mahasiswa asal Papua Tengah yang tengah menempuh studi di Sorong. Sekitar lima mahasiswa ikut terlibat aktif dalam diskusi dan sesi foto bersama usai kegiatan.
Menurut Paul, generasi muda Papua harus dipersiapkan menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Ia mendorong para pemuda untuk membangun kemandirian melalui pendidikan, kewirausahaan, dan kepemimpinan.
“Anak-anak muda Papua harus berani bergerak maju dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Mereka harus menjadi pelaku pembangunan di daerahnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda tidak boleh hanya bergantung pada pekerjaan formal seperti menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut dia, pemuda Papua perlu membuka diri terhadap berbagai sektor lain, terutama kewirausahaan dan ekonomi kreatif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan diskusi tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus motivasi bagi generasi muda OAP agar lebih siap menghadapi tantangan pembangunan di Papua Barat Daya. (Jeri/Red)
