Danrem 064 : Tidak Ada Peran Kecil dalam Pengamanan Mudik Lebaran

0
Danrem 064 : Tidak Ada Peran Kecil dalam Pengamanan Mudik Lebaran

Oplus_131072

Views: 10

KOTA SERANG, TirtaNews — Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menegaskan bahwa setiap personel yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Idul Fitri memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Daru saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2026 di Lapangan Apel Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu, 12 Maret 2026.

“Siapapun kita, dengan jabatan dan pangkat apa pun, merupakan bagian penting dari sistem ini. Jangan pernah merasa menjadi bagian kecil, karena tanpa saudara sistem ini tidak akan berjalan,” kata Daru dalam sambutannya.

Menurut dia, keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran sangat ditentukan oleh kedisiplinan serta pemahaman tugas setiap personel yang terlibat dalam operasi. Setiap unsur, kata dia, harus berpedoman pada prosedur operasional standar serta memahami pembagian tugas agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan di lapangan.

Selain itu, Daru mengatakan telah memerintahkan para komandan distrik militer (dandim) di jajaran Korem 064/Maulana Yusuf untuk membantu pengamanan Idul Fitri di wilayah masing-masing. Dukungan tersebut mencakup pengamanan jalur mudik maupun arus balik serta penyediaan tempat istirahat bagi pemudik.

“Makodim dan Koramil disiapkan sebagai rest area bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh,” ujarnya.

Untuk mendukung operasi pengamanan di wilayah Banten, Korem 064/Maulana Yusuf menyiapkan kekuatan siap operasi TNI Angkatan Darat yang melibatkan unsur satuan tempur dan satuan kewilayahan dengan total 1.385 personel.

Daru juga mengingatkan personel agar menjalankan tugas dengan profesionalitas sekaligus dilandasi nilai moral dan keimanan. “Laksanakan tugas dengan penuh keimanan dan niat pengabdian. Yakinkan bahwa setiap langkah kita dalam menjaga masyarakat adalah bagian dari ibadah,” kata dia.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin Kepala Kepolisian Daerah Banten Irjen Pol Hengki dan dihadiri Gubernur Banten Andra Soni serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah dan instansi terkait.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–25 Maret 2026 untuk memastikan arus mudik dan arus balik Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.

Usai apel, Daru bersama unsur Forkopimda turut menyaksikan pemusnahan barang bukti minuman keras hasil Operasi Pekat Maung 2026 di Mapolda Banten. Pemusnahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *