KH Oman Pimpin FSPP Lebak, Siapkan Lima Program untuk Pesantren

0
KH Oman Pimpin FSPP Lebak, Siapkan Lima Program untuk Pesantren

Oplus_131072

Views: 6

TANGERANG, TirtaNews — Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Kabupaten Lebak (FSPP) periode 2024–2029, KH Oman Subasman Baehaqi Salam, menyiapkan lima program prioritas untuk memperkuat peran dan kemandirian pesantren di Kabupaten Lebak, Banten.

Komitmen itu disampaikan Ki Oman saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) III Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Provinsi Banten di Kota Tangerang, akhir pekan lalu. Dalam forum tersebut, ia meminta dukungan dari Dewan Pakar FSPP Banten, M Hasan Gaido, agar program yang dirancang dapat berjalan optimal.

“Kami mohon dukungan agar program FSPP Kabupaten Lebak dapat berjalan dengan baik demi kemajuan pesantren dan para santri,” ujar Ki Oman dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu, 4 Maret 2026.

Ki Oman, yang juga pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, mengatakan kepengurusan periode ini akan fokus pada lima agenda utama. Pertama, Santri Rakyat, yakni program beasiswa bagi santri kurang mampu namun berprestasi. Kedua, sertifikasi tanah pesantren melalui pendampingan legalitas aset milik pondok.

Ketiga, Pesantren RUHAY, berupa penyediaan penerangan jalan umum menuju lingkungan pesantren. Keempat, Kobong RUHAY, bantuan pembangunan asrama atau kobong bagi pesantren salafi. Kelima, Pesantren Ekonomi Hub, sistem pendampingan dan bantuan pengembangan ekonomi pondok pesantren.

Selain menjalankan lima program tersebut, FSPP Lebak berencana melakukan silaturahmi ke 28 kecamatan di Kabupaten Lebak. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat jaringan antar-pesantren sekaligus membangun komunikasi dengan para masyayikh.

“Kami akan membangun silaturahim ke seluruh kecamatan di Kabupaten Lebak. Mohon doa dan dukungan dari para masyayikh agar program ini berjalan dengan baik,” kata Ki Oman.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pakar FSPP Banten M Hasan Gaido menyatakan dukungannya terhadap program FSPP Lebak. Ia juga berencana mengintensifkan kunjungan ke sejumlah pesantren guna mendorong sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan dunia usaha melalui program Gaido Connected.

Menurut Ki Hasan, Gaido Connected merupakan gerakan nasional yang menargetkan lahirnya satu juta pengusaha ekonomi syariah dari kalangan santri. Program ini dijalankan melalui sejumlah inisiatif, seperti Santri Mart, Gaido Bank Syariah, Gaido Travel, serta pengembangan kawasan wisata halal Baduy Outbound di Banten sebagai pusat pelatihan santri, pelajar, dan mahasiswa.

“Kita akan sinergikan program FSPP Lebak dengan program FSPP Banten di bawah kepemimpinan ketua presidium yang baru saja ditetapkan. Pesantren kini memiliki payung hukum yang kuat serta dukungan pemerintah melalui kementerian dan direktorat jenderal pesantren,” ujar Ki Hasan.

Melalui kolaborasi tersebut, FSPP berharap pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi syariah dan pemberdayaan umat. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *