Mushola Nurul Islam Direhab, Warga : Kini Lebih Nyaman untuk Beribadah

SERANG, TirtaNews — Warga Kampung Nyawana, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, menyambut rampungnya rehabilitasi Mushola Nurul Islam yang dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 oleh Kodim 0602/Serang, Senin, 2 Maret 2026.
Bagi warga, perbaikan mushola tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pembaruan ruang kebersamaan yang selama ini menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial di kampung itu.
Ketua Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Nurul Islam mengatakan kondisi bangunan sebelumnya sudah mulai mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Atap dan dinding mengalami pelapukan, sementara lantai terlihat retak di beberapa titik. “Kalau hujan, kadang ada rembes. Jamaah jadi kurang nyaman,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Selama masa pengerjaan, warga turut terlibat membantu personel TNI secara gotong royong. Mereka bergantian membersihkan puing, mengangkat material, hingga menyiapkan konsumsi bagi pekerja. “Kami merasa dilibatkan, bukan hanya jadi penonton,” kata seorang warga.
Komandan Satgas TMMD Ke-127, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, mengatakan rehabilitasi difokuskan pada perbaikan bagian-bagian vital agar bangunan lebih layak dan tahan lama. Menurut dia, pengerjaan dilakukan dengan memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga sehingga bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Kini, mushola tampak lebih kokoh dan rapi. Dinding yang telah diperbaiki dan lantai yang lebih rata membuat jamaah merasa lebih nyaman. Bagi warga Kampung Nyawana, perubahan itu menghadirkan suasana baru dalam beribadah.
“Alhamdulillah sekarang lebih bersih dan terang. Anak-anak juga lebih semangat mengaji di sini,” ujar salah seorang ibu warga setempat.
Selain sebagai tempat salat berjemaah, mushola tersebut selama ini juga digunakan untuk pengajian rutin, musyawarah warga, hingga kegiatan peringatan hari besar keagamaan. Dengan kondisi yang lebih representatif, masyarakat berharap kegiatan sosial dan keagamaan dapat kembali berjalan lebih aktif.
Bagi warga Kampung Nyawana, TMMD Ke-127 meninggalkan kesan lebih dari sekadar program pembangunan. Gotong royong selama proses rehabilitasi mempererat hubungan antarwarga sekaligus membangun kedekatan dengan aparat TNI. Mereka berharap fasilitas yang telah diperbaiki itu dapat terus dijaga bersama agar manfaatnya dirasakan dalam waktu yang panjang. (Tati/Red)
