Sumur Bor TMMD 127 Akhiri Krisis Air Santri Ponpes Al-Ikhlas

0
Sumur Bor TMMD 127 Akhiri Krisis Air Santri Ponpes Al-Ikhlas

Oplus_131072

Views: 4

SERANG, TirtaNews – Warga Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, menyambut positif penyuluhan pertanian yang digelar Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0602/Serang, Jumat, 13 Februari 2026. Bagi sebagian petani, kegiatan itu dinilai memberi tambahan pengetahuan yang langsung bisa diterapkan di lahan mereka.

“Biasanya kami menanam berdasarkan pengalaman turun-temurun. Tadi dijelaskan soal pemilihan bibit dan cara mengatasi hama tanpa merusak tanah. Itu sangat membantu,” ujar Asep, 43 tahun, salah satu petani setempat seusai kegiatan.

Penyuluhan menghadirkan narasumber dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Cikeusal, Drs. Ati Fatmawati. Ia memaparkan teknik budidaya tanaman, pemilihan bibit unggul, hingga pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan. Warga terlihat aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait serangan hama yang kerap menurunkan hasil panen.

Kepala Desa Sukamenak mengatakan sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi warga. Karena itu, peningkatan keterampilan petani dinilai sama pentingnya dengan pembangunan fisik yang tengah dilakukan melalui program TMMD.

“Jalan dan jembatan memang penting, tapi bagi kami yang sehari-hari bertani, ilmu seperti ini yang paling dibutuhkan,” katanya.

Komandan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0602/Serang, Oke Kistiyanto, menyebutkan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari program nonfisik TMMD. Ia mengatakan pembangunan infrastruktur harus diimbangi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pertanian.

Bagi warga, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog langsung dengan penyuluh dan aparat. Mereka berharap pendampingan tidak berhenti setelah program TMMD selesai.

“Kalau bisa ada kunjungan rutin atau pendampingan saat musim tanam berikutnya,” ujar Siti, petani lainnya.

Satgas TMMD dijadwalkan masih akan menggelar sejumlah kegiatan penyuluhan selama masa tugas di Kecamatan Cikeusal. Warga berharap rangkaian program itu benar-benar berdampak pada peningkatan hasil panen dan pendapatan keluarga. (Tati/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *