Prabowo Pimpin Sumpah Hakim Konstitusi dan Lantik Wamen Keuangan

JAKARTA, TirtaNews — Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung dua momentum penting di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026): pengucapan sumpah seorang hakim konstitusi serta pelantikan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Acara dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah pejabat tinggi negara.
Agenda pertama dimulai dengan pengucapan sumpah Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 9/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan DPR, Adies Kadir tampil di hadapan Prabowo untuk mengikrarkan janji jabatan sebagai penjaga konstitusi tertinggi.
Prosesi formal dibuka dengan pembacaan surat keputusan oleh Nanik Purwanti, Deputi Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara. Adies kemudian membacakan sumpah yang menegaskan komitmen pada Undang-Undang Dasar 1945, serta janji menegakkan hukum secara adil dan tanpa keberpihakan.
“Saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi … serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucap Adies dalam salah satu penggalan sumpahnya.
Setelah pengucapan sumpah, Adies menandatangani berita acara sebagai formalitas pelantikan.
Tidak berselang lama, Prabowo melanjutkan agenda resminya dengan pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024–2029. Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 3/M Tahun 2026 dibacakan oleh Deputi Administrasi Aparatur sebelum Prabowo mengambil sumpah jabatan.
Rangkaian acara diakhiri dengan salam dan ucapan selamat dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran kepada para pejabat serta tamu undangan.
Turut hadir dalam peristiwa kenegaraan ini para pimpinan lembaga tinggi negara, jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta sejumlah pimpinan militer dan kepolisian, termasuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita.
Kehadiran Presiden pada dua proses pengucapan sumpah dan pelantikan menegaskan peran sentralnya dalam konsolidasi lembaga negara dan kabinet pemerintahan. (BPMI/Red)
