Tradisi Meepago Warnai Penjemputan Muspasme Ke-VIII di Komopa Aradide

0
Tradisi Meepago Warnai Penjemputan Muspasme Ke-VIII di Komopa Aradide
Views: 28

PANIAI, TirtaNews — Penjemputan Musim Paskah Meepago (Muspasme) Ke-VIII di Kampung Komopa Aradide, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, berlangsung meriah dengan berbagai atraksi budaya khas Meepago, Minggu (1/2/2026). Peristiwa ini dimaknai sebagai upaya pelestarian tradisi sekaligus mempererat persatuan umat Katolik di wilayah pegunungan tengah Papua.

Kegiatan tersebut digelar menjelang perayaan Muspasme Ke-VIII dan melibatkan Stasi Daida Eyagitaida, Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika.
Ketua Panitia Lokal, Demian, mengatakan penjemputan Muspasme bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan ruang perjumpaan budaya dan pastoral.

“Ini bagian dari warisan budaya Meepago. Melalui kegiatan ini kami memupuk gotong royong, mempererat persatuan umat, sekaligus merajut pelayanan gereja,” kata Demian kepada wartawan TirtaNew.co.id.

Beragam pentas seni ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, drama dan teater rakyat, hingga nyanyian khas Yuu Waita dan Tupe Ugaa. Warga juga disuguhi atraksi budaya seperti Koteka Mogee, Beba, Wayaa, Enapa, Kedego, serta Ukaa Mapega.
Ribuan warga dari berbagai wilayah, termasuk Dekenat Tigi, Moanemani, Kamuu, dan komunitas Moni, memadati lokasi kegiatan.

Mereka tampak antusias menyaksikan pertunjukan yang merepresentasikan kekayaan budaya masyarakat Meepago.
Ketua Panitia Stasi Lokal, Degei, menilai kegiatan ini penting sebagai sarana pendidikan budaya bagi generasi muda.

“Momentum ini mendorong anak-anak muda mengasah bakat, membangun mental tampil di depan umum, serta menjaga identitas budaya di tengah perubahan zaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian acara mencerminkan filosofi hidup masyarakat Meuwodide yang menekankan kebersamaan, pendidikan iman, dan pelestarian tradisi leluhur. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *