Eyagitaida Tutup Rangkaian Persiapan dengan Diskusi dan Bakar Batu

0
Eyagitaida Tutup Rangkaian Persiapan dengan Diskusi dan Bakar Batu

Oplus_131072

Views: 14

PANIAI, TirtaNews — Panitia lokal Musyawarah Pastoral Paroki dan Stasi (Muspasme) VIII Stasi Daidaa Eyagitaida menggelar diskusi terakhir menjelang pelaksanaan Muspasme di Gereja Katolik Yimougi Eyagitaida, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung akhir pekan lalu itu diikuti panitia stasi, umat, serta pemuda pengawal Distrik Topiyai. Ketua Panitia lokal Muspasme VIII, Demian Degei, mengatakan diskusi tersebut menjadi penutup rangkaian persiapan di tingkat stasi.

“Seluruh panitia bersama umat telah melaksanakan diskusi terakhir sebagai bagian dari kesiapan menyongsong Muspasme VIII,” kata Demian melalui keterangan tertulis kepada redaksi.

Usai diskusi dan ibadah Minggu Raya, panitia dan umat menggelar tradisi bakar batu di halaman gereja sebagai bentuk syukur dan kebersamaan. Dua ekor babi serta satu karung ayam dimasak bersama dalam prosesi adat tersebut.

Kegiatan itu turut dihadiri anggota DPRK Dogiyai Komisi A, Yohanes Degei, yang memberikan dukungan berupa dua ekor babi, satu karung ayam, serta bantuan dana sebesar Rp 9 juta.

Demian menyebut dukungan juga datang dari berbagai unsur masyarakat, termasuk pejabat asal Distrik Topiyai, para kepala kampung, pastor Dekenat Moni, serta para penggiat umat.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Muspasme VIII di Paroki Komopa, Dekenat Paniai,” ujarnya.

Muspasme VIII dijadwalkan menjadi forum evaluasi dan perencanaan pastoral umat Katolik di wilayah Paroki Komopa, Keuskupan Timika. (Jeri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *