Bupati Serang Tinjau 274 Pengungsi Korban Longsor Padarincang

0
Bupati Serang Tinjau 274 Pengungsi Korban Longsor Padarincang
Views: 71

SERANG, TirtaNews — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau lokasi pengungsian korban bencana longsor di Gedung Madrasah Roudhotunnajah, Kampung Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu sore, 7 Januari 2026. Longsor terjadi sehari sebelumnya akibat tingginya curah hujan.

Bupati tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIB didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang Febriyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ajat Sudrajat, dan Kepala Dinas Sosial Yadi Priyadi Rochdian.

Kedatangan Ratu Zakiyah disambut lantunan sholawat yang dikumandangkan ratusan pengungsi, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu. Para pengungsi merupakan warga Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, yang berada paling dekat dengan lokasi longsor di Bukit Gapuas.

“Longsoran cukup tinggi dan berpotensi membahayakan warga. Karena itu, kami mengevakuasi warga yang berada di sekitar lokasi ke tempat yang lebih aman,” kata Ratu Zakiyah kepada wartawan.

Ia menyebutkan, sebanyak 193 kepala keluarga atau 504 jiwa terdampak bencana tersebut. Dari jumlah itu, terdapat 31 lansia, 21 balita dan anak-anak, serta 4 ibu hamil. Selain itu, sebanyak 97 rumah dilaporkan terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk sementara seluruh warga kami tempatkan di lokasi pengungsian sampai kondisi dinyatakan aman,” ujarnya.

Menurut Ratu Zakiyah, evakuasi dilakukan segera setelah pemerintah daerah menerima laporan dari kepala desa, unsur muspika, TNI, Polri, dan BPBD. Langkah tersebut diambil untuk mencegah jatuhnya korban apabila terjadi longsor susulan.

Ia juga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi telah dipenuhi. Pemerintah daerah mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, makanan siap saji, perlengkapan bayi, kasur lipat, selimut, serta menyiapkan toilet portabel.

“Kami sudah instruksikan Dinas Sosial untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan pengungsi. Bantuan juga datang dari Pemerintah Provinsi Banten,” kata Ratu Zakiyah.

Terkait kepulangan warga, Ratu Zakiyah mengatakan hal tersebut masih menunggu hasil asesmen dari BPBD, DPUPR, serta aparat TNI dan Polri. Pemerintah daerah belum memastikan kemungkinan relokasi dan masih memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat menyatakan bahwa berdasarkan kajian awal, potensi longsor susulan masih perlu diwaspadai. Perkiraan jarak sebaran longsoran berkisar 200 hingga 300 meter dari titik awal.

Sebelum meninjau lokasi longsor di Padarincang, Bupati Serang juga mengunjungi korban bencana longsor di Kampung Citoru, Desa Sasahan, Kecamatan Waringinkurung, untuk menyalurkan bantuan serupa. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *