HAB Kemenag ke 80, Bupati Serang Dorong Sinergi dan Akhlak Generasi Muda

0
HAB Kemenag ke 80, Bupati Serang Dorong Sinergi dan Akhlak Generasi Muda
Views: 23

SERANG, TirtaNews — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Serang di Lapangan Pondok Pesantren Darunnajah 14, Kecamatan Pabuaran, Sabtu, 3 Januari 2026. Upacara tetap berlangsung khidmat meski hujan deras mengguyur lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Ratu Zakiyah mengatakan peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Tema tersebut, kata dia, menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mendorong kemajuan.

“Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa,” kata Ratu Zakiyah.

Ia mengajak jajaran Kementerian Agama Kabupaten Serang terus berperan aktif menjaga moral dan karakter generasi muda. Menurut dia, penguatan nilai akhlakul karimah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia.

“Jika moral anak-anak kita terjaga, maka akhlaknya akan baik. Insya Allah ke depan kita bisa mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah,” ujarnya.

Ratu Zakiyah juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Serang dalam membangun pondasi nilai-nilai keagamaan di masyarakat. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat demi mencapai cita-cita pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu, Ratu Zakiyah membacakan sambutan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa umat manusia saat ini menghadapi tantangan besar berupa perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di tengah era VUCA—volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity.

“Di era ini, kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus memiliki kedaulatan AI. ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, moderat, sejuk, dan mencerahkan,” demikian sambutan Menteri Agama.

Untuk itu, setiap aparatur sipil negara Kementerian Agama dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang lincah, adaptif, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas.

Dengan fondasi nilai keagamaan yang kokoh dan penguasaan teknologi yang beretika, Kementerian Agama optimistis dapat berkontribusi mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.

Upacara tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang Uesul Qurni, tokoh masyarakat Embay Mulya Syarif, serta ratusan pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Serang. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *