Warga dan Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Jalan Cikaret-Pasarkupa Kabupaten Lebak

0
Warga dan Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Jalan Cikaret-Pasarkupa Kabupaten Lebak
Views: 55

LEBAK, TirtaNews — Puluhan mahasiswa bersama ratusan warga Desa Cikaret, Kecamatan Cigemblong, menggelar aksi turun ke jalan menuntut perbaikan ruas jalan Cikaret–Pasarkupa pada Minggu, 7 Desember 2025. Aksi dilakukan di jalan poros kabupaten yang menjadi satu-satunya akses penghubung antara Kecamatan Cihara dan Kecamatan Cigemblong—jalur vital bagi aktivitas pelajar, petani, dan masyarakat setempat.

Ruas jalan yang dibangun pada 2008 itu mengalami kerusakan berat selama lebih dari satu dekade tanpa perbaikan. Kondisi tersebut memicu kekesalan warga, terutama karena jalan kerap licin dan tergenang setiap kali hujan.

“Setiap hujan jalan ini tergenang dan sangat licin. Banyak di antara kami kesulitan sampai sekolah tepat waktu. Bahkan ada yang terjatuh dan terluka,” ujar Pebi, salah satu pelajar dalam orasinya.

Aksi tidak hanya digerakkan mahasiswa dan pelajar, tetapi juga para ibu rumah tangga yang membawa berbagai spanduk bernada protes, seperti “Pemerintah Ruhay Jalan Rusak” dan “Penuh Luka, Rakyat Tak Bahagia, #LebakRungkad.”

Peserta aksi menyerahkan surat tuntutan kepada perwakilan DPRD Lebak yang hadir dari Fraksi PKB.

Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PKB, Rasid, M.Pd., yang menerima aspirasi warga, mengakui buruknya kondisi jalan poros sepanjang 15 kilometer tersebut.

“Hari ini saya bertemu dengan mahasiswa, pelajar, dan ibu-ibu warga Desa Cikaret untuk mendengar langsung aspirasinya. Jalan ini sudah lama tidak dibangun, terakhir pada 2008. Saya akan menyampaikan aspirasi ini kepada Pemerintah Kabupaten Lebak agar segera ditangani,” ujar Rasid.

Tokoh agama Desa Cikaret, Ustad Mubarok, menyampaikan kritikan keras terhadap lambannya penanganan pemerintah.

“Pemerintah harus mendengar keluh kesah warga. Saat pencalonan, kalian datang dengan janji manis. Jika suara kami tidak digubris, kami akan turun aksi dengan massa lebih banyak ke Pemda Lebak. Jangan bersikap dzolim terhadap rakyat,” tegasnya.

Ketua Forum Keluarga Mahasiswa Cigemblong, Ayu, membacakan tiga tuntutan yang menjadi fokus aksi:

Mendesak DPRD Lebak mengusulkan dan memperjuangkan perbaikan jalan poros Desa Cikaret.

Menekan Bupati Lebak memprioritaskan pembangunan jalan kabupaten di Desa Cikaret.

Menuntut percepatan betonisasi ruas jalan Sukahujan–Cigemblong sepanjang 15 km yang disebutkan rusak paling parah.

Aksi berlangsung damai dengan pengamanan dari aparat Polsek Cigemblong. Dari sejumlah anggota DPRD Lebak Dapil 5 yang diundang, hanya Fraksi PKB yang mengirimkan perwakilan. Pihak kecamatan tidak ada yang hadir.

Warga menegaskan akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa lebih besar jika pemerintah tidak segera menindaklanjuti tuntutan perbaikan infrastruktur yang mereka anggap “mengancam keselamatan dan kesejahteraan” masyarakat desa. (Rdw/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *