Akpol 2005 Turun Tangan Bantu Pemulihan di Aceh dan Sumatra

0
Akpol 2005 Turun Tangan Bantu Pemulihan di Aceh dan Sumatra
Views: 42

ACEH, TirtaNews — Paguyuban Tathya Dharaka Akpol 2005 kembali memperlihatkan kepedulian sosial dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan itu diterima oleh sejumlah perwira alumni Akpol 2005 yang kini menjabat sebagai Kapolres di wilayah terdampak, Kamis, 4 Desember 2025.

Bantuan diserahkan kepada Kapolres Pidie, Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Tapanuli Tengah, Kapolres Lhokseumawe, Kapolres Pariaman, Kapolres Bener Meriah, dan Kapolres Humbang Hasundutan. Setibanya di lokasi, paket bantuan langsung disalurkan melalui sejumlah dapur umum masyarakat di masing-masing wilayah.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud solidaritas keluarga besar Akpol 2005 terhadap masyarakat yang terdampak banjir. “Semangat kebersamaan inilah yang selalu kami jaga, terutama saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Jaka menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi warga Pidie yang tengah menghadapi dampak banjir dan masih bertahan di lokasi pengungsian. Ia memastikan seluruh paket logistik segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Di wilayah Pidie, bantuan disalurkan ke tiga dapur umum: Gampong Puuk Kecamatan Kembang Tanjung, Gampong Jojo Kecamatan Mutiara Timur, dan Kemukiman Beureueh Kecamatan Mutiara.

Setiap titik menerima paket berisi 50 sak beras 5 kg, 15 dus sarden, 2 dus minyak goreng, 10 papan telur, 1 lusin sarden tambahan, 20 kg gula pasir, 1 dus teh, dan 1 dus Royco.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan menambahkan bahwa bantuan tersebut mempercepat pemulihan pascabencana. “Kami pastikan bantuan Akpol 2005 langsung diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ini wujud nyata solidaritas tanpa batas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Arthur Sameaputy mengatakan bantuan tersebut memberikan dukungan moral bagi warga. “Bantuan ini bukan hanya soal logistik, tetapi juga pesan bahwa masyarakat tidak sendiri. Kami dari Akpol 2005 hadir untuk mereka,” katanya.

Warga pun merasakan langsung manfaatnya. Nuraini, warga Gampong Puuk, menyebut bantuan tersebut membantu keberlanjutan dapur umum. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Sejak banjir melanda, kebutuhan di dapur umum sangat besar, dan bantuan dari alumni Akpol 2005 sangat membantu,” tuturnya.

Ia menyebut bahan seperti beras, sarden, minyak goreng, dan telur merupakan kebutuhan vital bagi dapur umum yang memasak untuk para pengungsi. Relawan di Kemukiman Beureueh berharap dukungan serupa terus mengalir hingga kondisi benar-benar kembali pulih. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *