Mahasiswa Soroti Dugaan Nepotisme dalam Pelantikan Pejabat Eselon II Banten

SERANG, TirtaNews – Menjelang pelantikan pejabat Eselon II Pemerintah Provinsi Banten yang dijadwalkan berlangsung besok, Penggerak Mahasiswa Pelajar Banten (PMPB) melontarkan kritik tajam. Organisasi ini menilai proses pengisian jabatan strategis itu sarat dugaan praktik nepotisme dan jual beli jabatan.
Koordinator PMPB, Wildan, menyebut pelantikan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan prinsip meritokrasi dan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, sejumlah posisi strategis justru diisi atas dasar kedekatan personal dan kepentingan politik.
“Kami melihat indikasi kuat adanya praktik tidak sehat dalam proses pengisian jabatan Eselon II. Ini bukan rotasi biasa, tapi sudah mengarah pada dugaan jual beli jabatan dan penempatan berbasis kedekatan, bukan kompetensi,” kata Wildan dalam keterangan tertulis, Minggu, 2 November 2025.
PMPB menilai praktik semacam ini berpotensi merusak tata kelola pemerintahan yang bersih dan melemahkan semangat reformasi birokrasi. Menurut mereka, jabatan publik seharusnya diisi oleh ASN yang memiliki kapabilitas, rekam jejak kinerja, serta dedikasi terhadap pelayanan publik.
Lebih jauh, PMPB mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan menyelidiki dugaan jual beli jabatan tersebut. Wildan menilai pengawasan lembaga antirasuah penting untuk mencegah praktik transaksional di tubuh birokrasi daerah.
“Kami meminta KPK memeriksa secara menyeluruh proses seleksi dan pelantikan pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Banten. Jangan sampai jabatan publik dijadikan komoditas. Jika terbukti, harus ada tindakan tegas tanpa pandang bulu,” ujar Wildan.
PMPB berjanji akan terus mengawal isu ini. Mereka juga membuka kemungkinan melakukan aksi moral di jalanan sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap tegaknya nilai keadilan dan integritas di Banten.
“Pemerintahan yang kuat lahir dari aparatur yang profesional dan berintegritas, bukan dari praktik kolusi dan politik balas budi,” tandas Wildan. (Az/Red)
