Pernyataan Sikap Dewan Kesenian Demak Atas Kondisi Terkini Bangsa

Tirtanews.co.id, Demak, – Dewan Kesenian Demak (DKD) menyampaikan pernyataan sikap terkait keprihatinan mendalam atas kondisi bangsa yang dinilai dapat mengancam masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua DKD, Nur Wahid, S.H.I., M.Si. menegaskan pernyataan ini dikeluarkan sebagai respons atas perkembangan situasi nasional yang belakangan memanas.
“Demonstrasi adalah bagian dari nilai demokrasi, namun ketika berubah menjadi anarkis, tujuan mulia tersebut justru tercoreng. Apalagi bila ada pihak-pihak yang menunggangi dengan agenda politik, baik dari dalam maupun luar negeri, hal itu tentu mengkhawatirkan bagi keutuhan NKRI,” kata Nur Wahid dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).
4 Pernyataan Sikap Dewan Kesenian Demak
- NKRI adalah rumah bersama yang harus dijaga keutuhan dan kedaulatannya sebagai harga mati.
- Mendukung penuh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan cita-cita dan menjalankan program kerja.
- Menolak segala bentuk tindakan anarkis dalam penyampaian aspirasi masyarakat.
- Mengajak seluruh masyarakat, budayawan, dan tokoh bangsa untuk menjunjung tinggi budaya sopan santun sebagai ciri peradaban Indonesia.
Sebelumnya, aksi massa berlangsung sejak Senin (25/8) di Gedung DPR, Jakarta, yang salah satunya menyuarakan kekecewaan terkait kenaikan tunjangan anggota DPR. Eskalasi aksi kemudian meningkat dan memicu bentrokan dengan aparat.
Tragedi juga terjadi saat Affan Kurniawan, seorang driver ojek online, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob ketika kerusuhan pecah.
Terbaru, aksi massa meluas hingga penjarahan rumah sejumlah anggota DPR dan kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta pengrusakan fasilitas umum. Gelombang aksi serupa juga dilaporkan terjadi di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar.