Sumur Bor ke-20 di Watu Lawang, Upaya Panjang Warga Gerem Mengejar Air Bersih

0
Sumur Bor ke-20 di Watu Lawang, Upaya Panjang Warga Gerem Mengejar Air Bersih
Views: 17

CILEGON, TirtaNews – Krisis air bersih yang menghantui warga Watu Lawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, belum juga reda. Rabu (27/8/2025), pemerintah kelurahan bersama masyarakat setempat melakukan groundbreaking pembangunan sumur bor baru—yang ke-20 sejak tiga tahun terakhir.

Air bersih memang jadi persoalan klasik di kawasan perbatasan Cilegon–Serang itu. Sumur bor yang dibangun sejak 2022 awalnya menghasilkan 47 ribu liter per hari. Namun debitnya kian menyusut, tinggal separuh: 23.500 liter. Sementara jumlah warga yang bergantung justru melonjak, bukan hanya 148 kepala keluarga (KK) Watu Lawang, tapi juga ratusan KK dari Pasir Kelapa, Cinangsi, hingga Porod Lampung, Bojonegara.

“Ini sumur bor ke-20 di masa kepemimpinan saya. Harapannya, Gerem bisa benar-benar terbebas dari kekurangan air bersih,” ujar Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin, dalam sambutannya.

Bagi warga, sumur bor ini lebih dari sekadar proyek infrastruktur kecil. “Kami sangat berterima kasih. Air bersih itu kebutuhan pokok, bukan kemewahan,” kata Rusdi Safei, Ketua RT 01/09, yang mewakili warga.

Politisi PKS yang duduk di DPRD Cilegon, Jazuli HS, menilai langkah kelurahan ini penting sekaligus strategis. “Air bersih adalah hak dasar. Pemerintah harus hadir. Apa yang dilakukan Kelurahan Gerem patut diapresiasi,” ucapnya.

Namun, di balik rasa syukur, tersisa catatan. Mengandalkan sumur bor tanpa solusi jangka panjang berisiko menimbulkan masalah baru: penurunan muka air tanah hingga intrusi air laut. Apalagi, wilayah pesisir Cilegon kerap menghadapi tekanan industrialisasi yang tinggi.

Warga berharap pemerintah kota tak lepas tangan. Sumur bor boleh jadi jawaban darurat, tapi kebutuhan air bersih yang berkelanjutan butuh kebijakan lebih serius: jaringan perpipaan, pengelolaan sumber daya air, hingga perlindungan lingkungan sekitar. (Az/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *