Relawan TIK Banten Bagikan Takjil dan Sosialisasikan MudikPedia di Pintu Tol Cikupa

TANGERANG, TirtaNews – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Provinsi Banten menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket takjil dan minuman kepada pemudik di sekitar Pintu Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (29/3). Kegiatan ini juga menjadi momentum sosialisasi kanal informasi MudikPedia yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI.
Ketua Relawan TIK Banten, Ahmad Taufiq Jamaludin, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai aksi berbagi kepada sesama, tetapi juga sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam penyebaran informasi mudik yang lebih terintegrasi.
“Kami sebagai mitra pemerintah di bidang TIK dan literasi digital menjalankan arahan Kemkomdigi untuk menyosialisasikan MudikPedia kepada pemudik di wilayah kami. Informasi ini kami sebarkan melalui flyer, stiker, dan poster, sekaligus membagikan takjil hasil donasi dari UMKM lokal,” ujar Taufiq.
MudikPedia merupakan kanal informasi terpadu yang menyediakan berbagai layanan penting bagi pemudik, mulai dari informasi jalur mudik, kesehatan, transportasi, hingga cuaca. Dengan adanya kanal ini, diharapkan perjalanan masyarakat saat mudik menjadi lebih lancar dan aman.
Selain membagikan takjil, Relawan TIK Banten juga mengampanyekan gerakan “BETAPON” atau Berkendara Tanpa Gangguan Ponsel. Kampanye yang sudah berjalan sejak 2020 ini bertujuan meningkatkan kesadaran pengendara agar lebih fokus di jalan dan mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan ponsel saat berkendara.
“Data yang kami himpun menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas sering kali disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan,” tambah Taufiq.
Kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi program pembebasan pokok dan sanksi pajak kendaraan bermotor yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Banten. Berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 170 Tahun 2025, masyarakat dapat memanfaatkan program ini mulai 10 April hingga 30 Juni 2025.
Linda, seorang pemudik tujuan Lampung, mengaku terbantu dengan informasi yang disampaikan dalam kegiatan ini.
“Terima kasih atas takjil dan es teh-nya. Kami akan menggunakan MudikPedia untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap selama perjalanan. Semoga mudik kami lancar dan selamat sampai tujuan,” ungkapnya.
Sementara itu, aparat kepolisian yang bertugas di lokasi, Aiptu Budi Ardiansyah dari Satlantas Polresta Tangerang, mengapresiasi kegiatan ini yang telah mendapatkan izin resmi dari kepolisian.
“Kami berterima kasih kepada Relawan TIK Banten atas upayanya dalam membantu sosialisasi mudik dan keselamatan berkendara. Hingga H-2 Lebaran, kondisi lalu lintas di jalur ini terpantau lancar dan aman terkendali,” katanya.
Aksi sosial ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kemkomdigi, Indonesia.go.id, Diskominfo Banten, Satlantas Polresta Tangerang, Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, serta beberapa perusahaan dan media lokal. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 semakin aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat. (Az/Red)